Reno Salampessy Terancam Absen di Semifinal Piala AFF U-19 Usai Cedera saat Kalahkan Vietnam

- Senin, 08 Juni 2026 | 07:30 WIB
Reno Salampessy Terancam Absen di Semifinal Piala AFF U-19 Usai Cedera saat Kalahkan Vietnam

Kekhawatiran menyelimuti skuad Garuda Muda menjelang laga semifinal Piala AFF U-19 2026. Reno Salampessy, pemain kunci tim nasional Indonesia, terancam absen pada pertandingan krusial yang akan digelar 11 Juni mendatang setelah mengalami cedera di babak pertama saat melawan Vietnam, Minggu (7/6/2026).

Pemain berusia 18 tahun itu harus ditarik keluar pada menit ke-34, padahal performanya tengah bersinar. Sebelum cedera, ia berhasil membawa timnya unggul lebih dulu pada menit ke-22. Momen perayaan kemenangan pun menjadi pemandangan yang mengkhawatirkan ketika Reno terlihat berjalan pincang.

Putra dari mantan bek tim nasional Ricardo Salampessy ini telah menunjukkan kontribusi signifikan sepanjang fase grup dengan mencetak dua gol. Kehilangan dirinya di lini depan tentu menjadi pukulan berat bagi tim asuhan Nova Arianto.

“Kondisinya saat ini kita masih kontrol, nanti kita akan cek lagi setelah pertandingan. Semoga Reno dalam kondisi baik dan dia bisa main di semifinal,” ujar pelatih Nova Arianto seusai laga.

Tim nasional U-19 sendiri berhasil memastikan tiket ke semifinal melalui kemenangan dramatis atas Vietnam. Theodore Leeming menjadi pahlawan setelah memenangkan penalti di menit-menit akhir, yang kemudian dieksekusi sempurna oleh Evandra Florasta. Namun, di balik keberhasilan itu, Nova menyoroti sejumlah kelemahan yang masih perlu diperbaiki, khususnya saat tim kebobolan dari situasi tendangan sudut.

“Pastinya ada beberapa hal yang akan kita evaluasi setelah ini. Kita akan persiapkan tim dengan baik menghadapi lawan yang kemungkinan Australia, Thailand, atau Malaysia,” katanya menegaskan.

Sementara itu, cedera Reno menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi timnas U-19 dalam persiapan menuju semifinal. Kondisi pemain muda ini akan sangat menentukan kekuatan Garuda Muda di pertandingan selanjutnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar