Real Madrid memasuki musim LaLiga 2026/2027 dengan tekad membara setelah dua tahun berturut-turut harus mengakui keunggulan rival abadi mereka, Barcelona. Ketertinggalan delapan poin pada musim 2025/2026 dan empat poin pada musim sebelumnya menjadi cambuk bagi Los Blancos untuk segera bangkit.
Manajemen klub pun bergerak cepat. Pelatih anyar Jose Mourinho didatangkan untuk memimpin revolusi, disertai enam rekrutan anyar: Marc Cucurella, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, Bernardo Silva, Carlos Espi, dan Yan Diomande. Langkah ini menunjukkan keseriusan Madrid untuk mengejar ketertinggalan dan mengembalikan kejayaan.
Di kubu Barcelona, juara bertahan tak tinggal diam. Anthony Gordon dan Karim Adeyemi resmi bergabung, sementara upaya merekrut Rodri, pemenang Ballon d'Or sebelumnya, masih terus diupayakan. Persaingan transfer musim panas ini pun kian panas.
Ansu Fati: Butuh Waktu untuk Tim Elite
Mantan pemain Barcelona, Ansu Fati, angkat bicara mengenai dinamika kedua tim. Menurutnya, membangun tim elite tidak bisa instan, butuh kesabaran dan waktu.
"Di sepakbola itu Anda tidak akan pernah tahu. Akan butuh bertahun-tahun. Butuh dua atau tiga tahun ketika satu tim lebih baik daripada yang lain," ujar Fati kepada AS.
Fati juga menyoroti kekuatan mental Madrid. "Real Madrid akan datang dengan dendam karena Barca juara terus selama ini," katanya. Meski demikian, ia menilai fondasi Barcelona yang sudah solid dengan pemain yang lama bersama menjadi modal penting.
Dengan perombakan besar di kedua kubu, LaLiga musim ini diprediksi menjadi salah satu yang paling sengit dan menarik dalam sejarah. Pertarungan antara ambisi Madrid dan stabilitas Barcelona akan menjadi sajian utama bagi pecinta sepak bola Spanyol.
Artikel Terkait
Jose Mourinho Sindir Pemain Real Madrid 2010-2013: Banyak yang Manja, Termasuk Casillas
Barcelona Ajukan Tawaran Baru untuk Rodri, Nilainya Naik Jadi €60 Juta
PSG dan Aston Villa Berebut Piala Super Eropa, Real Madrid Masih Raja dalam 10 Edisi Terakhir
Barcelona Naikkan Tawaran untuk Rodri, Negosiasi dengan Man City Masuki Tahap Krusial