Suasana berbelanja yang biasanya ramai di pasar Al-Harra, Malha, berubah jadi mimpi buruk pada hari Sabtu lalu. Serangan drone tiba-tiba menghantam, menewaskan sedikitnya sepuluh orang. Pasar itu sendiri terletak di wilayah Darfur Utara, Sudan, yang diketahui dikuasai oleh kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF).
Menurut Dewan Ruang Gawat Darurat setempat, serangan itu tak hanya merenggut nyawa.
"Serangan itu menewaskan 10 orang," ujar mereka.
Ledakan juga memicu kebakaran hebat, melalap toko-toko dan menimbulkan kerusakan material yang luas. Sampai sekarang, siapa dalang di balik serangan mematikan ini masih gelap. Dewan tersebut enggan menyebut nama, dan petugas darurat pun belum bisa memastikan siapa yang bertanggung jawab.
Artikel Terkait
Arus Balik Lebaran 2026: 37.000 Kendaraan Padati Tol Kalikangkung dalam 12 Jam
Kapolri Anugerahkan Kenaikan Pangkat Anumerta untuk Aiptu Apendra yang Gugur Saat Tugas
Kemnaker Ingatkan Mentor Segera Selesaikan Administrasi untuk Cairkan Uang Saku Magang
Dubes Arab Saudi Pastikan Haji 2026 Aman Meski Ketegangan Teluk Meningkat