Dari data pergerakan H 1 libur, Sabtu (17/1) pagi hingga Minggu (18/1) pagi, mayoritas kendaraan datang dari arah timur. Rinciannya, 67.437 kendaraan atau 42,8 persen berasal dari jalur Trans Jawa dan Bandung. Sementara dari selatan (Puncak) sebanyak 45.110 kendaraan (28,7 persen), dan dari barat (Merak) sekitar 44.889 kendaraan (28,5 persen).
Kalau dirinci lebih jauh, peningkatan tertinggi terjadi di jalur Bandung. Lalu lintas dari arah ini melalui GT Kalihurip Utama mencapai 37.861 kendaraan, naik 17,54 persen dari kondisi biasa. Dari arah Trans Jawa via GT Cikampek Utama, jumlahnya 29.576 kendaraan dengan kenaikan 4,86 persen.
Di sisi lain, arus dari Merak justru sedikit menurun. Melalui GT Cikupa, tercatat 44.889 kendaraan, lebih rendah 1,26 persen dari normal. Sementara dari Puncak via GT Ciawi, arusnya naik cukup tajam, 13,06 persen, menjadi 45.110 kendaraan.
Melihat kondisi ini, Rivan pun mengimbau para pemudik untuk bersiap. Perencanaan perjalanan yang matang sangat diperlukan, apalagi dengan prakiraan cuaca dari BMKG yang menyebutkan potensi hujan menengah hingga tinggi masih akan berlangsung hingga Februari 2026. Antisipasi adalah kunci agar perjalanan pulang berlangsung lancar dan aman.
Artikel Terkait
Cinta Tak Tergenang Banjir: Pengantin Digendong di Resepsi yang Banjir
Prabowo Siap Sambangi Davos Usai Pertemuan dengan Raja Charles dan PM Inggris
Menag Terbang ke Kairo, Godok Rencana Cabangkan Al-Azhar di Indonesia
Cinta Tak Tergenang Banjir: Pengantin Digendong Menuju Pelaminan