TVRINews, Jakarta
Suasana di Imlek Festival 2577 kemarin memang meriah. Di tengah keriuhan itu, ada satu momen yang menarik perhatian: prosesi pertukaran maskot. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Ketua Umum Panitia Imlek Nasional, Irene Umar, bertukar sebuah maskot Kuda Api dengan perwakilan Tiongkok.
Bukan sekadar serah-terima biasa. Menurut Irene, langkah ini punya makna yang lebih dalam. Ia melihatnya sebagai simbol harmoni yang melampaui batas-batas negara, digarap lewat pendekatan budaya dan ekonomi kreatif.
"Kita tidak hanya merayakan tradisi, tetapi juga merayakan persahabatan," ujar Irene dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).
"Pertukaran maskot Kuda Api ini menjadi simbol kedekatan Indonesia dan Tiongkok, bukan hanya people to people, tetapi juga mascot to mascot," tambahnya.
Prosesi itu dilakukan bersama Konselor Kebudayaan Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Wang Siping. Maskot Kuda Api itu sendiri melambangkan semangat dan optimisme di tahun baru Imlek 2577. Tapi lebih dari itu, ia diharapkan menjadi lambang persahabatan kedua negara yang terus berjalan berdampingan.
Irene menekankan, keharmonisan lintas budaya dalam perayaan seperti ini benar-benar mencerminkan kekuatan Indonesia. Kekuatan dalam merawat keberagaman, sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.
Di sisi lain, Wang Siping tampak terkesan. Ia menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan festival yang mengusung tema Harmoni Imlek Nusantara itu. Suasananya, katanya, mengingatkannya pada kampung halaman.
"Ini suasana sangat mirip dengan imlek di Tiongkok," kata Wang Siping.
Artikel Terkait
Anwar Abbas Ungkap Rahasia Sukses Chairul Tanjung: Kerja Hingga Tengah Malam
Pemerintah Perpanjang Tenor KPR Subsidi hingga 30 Tahun untuk Ringankan Cicilan
DPR Desak Bapanas Segera Salurkan Bantuan Pangan untuk 33,2 Juta Keluarga
Bareskrim Beri Penghargaan kepada 63 Personel Imigrasi hingga Lapas Atas Sinergi Ungkap Kasus Narkoba