Nah, soal perundingan IEU CEPA ini sendiri, Italia disebut-sebut sudah lama menunjukkan komitmennya. Airlangga pun menanggapi dengan harapan.
Dia berharap Italia bisa aktif mendorong dukungan, baik di tingkat Uni Eropa maupun di internal negara-negara anggotanya, agar perjanjian itu bisa selesai tepat waktu. Manfaatnya, tentu saja, untuk dunia usaha dan perekonomian kedua belah pihak.
Pertemuan ini juga menjajaki peluang kolaborasi di sektor lain. Airlangga menjabarkan potensi kerja sama di industri mineral, misalnya untuk produksi stainless steel dan kabel tembaga bernilai tinggi. Dia juga menyentuh aspirasi Indonesia soal pengembangan mobil nasional dan industri pakaian, mengingat Italia punya keunggulan di bidang-bidang tersebut.
Menanggapi hal ini, Tripodi menyatakan dukungan negaranya. Proposal Indonesia, kata dia, bisa didukung baik secara langsung maupun lewat skema kerja sama dengan Uni Eropa.
Pertemuan yang berlangsung cukup intens ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Kemenko Perekonomian, seperti Sesmenko Susiwijono, Deputi Edi Prio Pambudi, Deputi Ali Murtopo Simbolon, Plt. Deputi Dida Gardera, serta Wakil Duta Besar RI untuk Roma, Tika Wihanasari.
Artikel Terkait
Anggaran Aceh Tak Dipangkas, Prabowo Beri Lampu Hijau di Tengah Bencana
Medvedev Peringatkan Eropa dengan Video Serangan Rudal Hipersonik ke Ukraina
Waspada! Link Pendaftaran BSU 2026 Ternyata Hoaks, Kemnaker Tegaskan Belum Ada Kebijakan
Jerman Perketat Hukum untuk Hadang Gelombang Deepfake dan Pelecehan Digital