Di kancah domestik, situasinya juga cukup menjanjikan. Posisi keempat di klasemen Liga Inggris dan tiket ke semifinal Piala Liga masih terbuka lebar. Meski terpaut sembilan poin dari Chelsea yang memimpin, peluang itu tetap ada.
Nah, momentum inilah yang sepertinya memicu klub untuk berinvestasi lebih. Mereka tak ingin sekadar jadi peserta yang numpang lewat di Liga Champions. Mereka ingin bersaing, dan untuk itu dibutuhkan skuad yang dalam dan berkualitas.
Marc Skinner sendiri sudah beberapa kali mengeluhkan soal kedalaman tim. Dia merasa butuh lebih banyak pilihan pemain untuk menghadapi padatnya jadwal dan tinggi level persaingan.
"Ini bukan soal kualitas pemain yang ada," tegas Skinner dalam sebuah wawancara dengan OneFootball pertengahan Desember lalu.
"Ini murni soal kedalaman tim. Kami akan menghadapi pertandingan Liga Champions, lalu lanjut lawan Spurs, kemudian kembali lagi ke Liga Champions, dan setelah itu ada laga perempat final. Intensitasnya sangat tinggi, dan kami harus siap."
Jelas sekali. Dengan kedatangan Lundkvist dan Schüller, plus perpanjangan kontrak Miyazawa, MU Women sedang menyiapkan senjata. Mereka tak hanya ingin bertahan di papan atas, tapi mungkin saja, mengincar gelar.
Artikel Terkait
Daniel Muttaqien Syaifuddin Resmi Pimpin DPD Golkar Jabar Periode 2025-2030
Pertamina Pacu EBT, Capai 8.743 GWh Energi Bersih Hingga 2025
Inflasi Pangan Maret 2026 Turun, Pemerintah Klaim Berhasil Patahkan Tren Deflasi Pascalebaran
Ribuan Umat Padati Gereja Katedral Jakarta untuk Ibadah Jumat Agung