JAKARTA – Suasana hening dan khidmat menyelimuti area Gereja Katedral Jakarta pada Jumat (3/4/2026) malam itu. Ribuan jemaat Katolik memadati tempat ibadah, mengikuti sesi terakhir peringatan Jumat Agung dengan penuh penghayatan.
Bahkan sebelum ibadah pukul 18.00 WIB dimulai, area gereja sudah penuh sesak. Pantauan di lokasi menunjukkan, kursi-kursi yang disediakan tak lagi mencukupi. Akhirnya, banyak umat yang dengan rela berdiri di pelataran luar, tetap mengikuti rangkaian doa dan liturgi dari sana. Suasana hening itu hanya sesekali terdengar lirihan doa atau alunan musik pengiring.
Gereja sendiri konon menyiapkan sekitar 5.000 kursi. Tapi tampaknya, jumlah itu masih kurang. Antusiasme umat untuk mengikuti ibadah penting dalam pekan suci ini memang luar biasa.
Menurut Pastor Kepala Gereja Katedral, Romo Marcarius Maharsono Probho, ada hal menarik dari penampilan jemaat malam itu. Banyak yang sengaja mengenakan pakaian berwarna hitam.
"Yang pertama banyak yang pakai baju hitam sebagai simbol ikut serta berkabung gitu ya," ucap Marcarius.
Hitam, katanya, adalah bentuk solidaritas atas wafatnya Yesus Kristus. Tapi, bukan cuma hitam yang mendominasi.
Di sisi lain, ada juga gerakan baru yang cukup mencolok. Sebagian jemaat memilih mengenakan warna merah. Warna ini, menurut Romo Marcarius, bukan tanpa makna. Ia melambangkan semangat dan keberanian dalam memaknai kematian Kristus yang luhur.
"Juga ada gerakan baru yang untuk menyadari ini adalah peristiwa kematian yang luhur maka mulai disimbolkan dengan pemakaian baju merah yang memuat sebuah keberanian," tuturnya.
Ibadah Jumat Agung di Katedral hari itu digelar secara hybrid, menyusul rangkaian Jalan Salib yang sudah dilakukan lebih dulu. Ada tiga sesi ibadah yang digelar: pada pukul 12.00, 15.00, dan 18.00 WIB.
Masing-masing sesi dipimpin oleh romo yang berbeda. Ibadah pagi oleh Romo Yusuf Edi Mulyono, siang oleh Romo Makarius Marsono, dan sesi penutup malam ini dipersembahkan oleh Romo Yohanes Deodatus.
Dan ketika malam semakin larut, ribuan umat itu pun beranjak pulang. Membawa renungan dan kekhidmatan Jumat Agung dalam hati mereka.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pasutri Pelaku Penipuan Wedding Organizer di Jakarta Timur, Kerugian Capai Rp2,6 Miliar
Eksel Runtukahu Akhirnya Wujudkan Mimpi Bela Timnas Indonesia, Siap Buktikan Diri di TC Proyeksi Piala AFF 2026
ATR/BPN Imbau Pembeli Apartemen Cermati Status Hak Tanah dan Keberadaan P3SRS
De Bruyne Lega Conte Hengkang dari Napoli: Saya Tak Pernah Cocok dengan Taktiknya