Daniel Muttaqien Syaifuddin Resmi Pimpin DPD Golkar Jabar Periode 2025-2030

- Jumat, 03 April 2026 | 21:00 WIB
Daniel Muttaqien Syaifuddin Resmi Pimpin DPD Golkar Jabar Periode 2025-2030

Bandung, Kamis lalu, suasana di ruang sidang Musda XI Partai Golkar Jawa Barat cukup tegang. Forum yang digelar pada 2 April 2026 itu akhirnya menghasilkan keputusan penting: Daniel Muttaqien Syaifuddin resmi ditunjuk sebagai nahkoda baru. Ia akan memimpin DPD Partai Golkar Jabar untuk periode lima tahun ke depan, mulai 2025 hingga 2030.

Keputusan itu dibacakan langsung oleh pimpinan sidang, Hakim Kamaruzaman, di hadapan seluruh peserta musyawarah. Bunyinya jelas, "Menetapkan saudara Daniel Muttaqien sebagai Ketua Formatur sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat masa bakti 2025–2030."

Lantas, apa tantangan utama yang menunggu? Menurut Ade Ruhandi, atau yang akrab disapa Jaro Ade, konsolidasi adalah kunci. Golkar Jabar harus bergerak cepat. Mereka perlu turun ke wilayah-wilayah, dari kabupaten hingga kota, untuk memperkuat barisan.

"Selain itu, bisa menyelesaikan proses musda di tingkat kabupaten/kota agar Golkar Jabar bisa bergerak cepat menghadapi pemilu dengan kekuatan di wilayah-wilayah yang sudah solid, tertata rapi, dan bergerak untuk menambah kursi legislatif Partai Golkar di semua tingkatan,"

Jaro Ade juga menyelipkan apresiasi. Ia berterima kasih pada panitia yang telah menyelenggarakan acara dengan lancar. Tak lupa, penghargaan tinggi ditujukan kepada Ace Hasan Syadzily, ketua sebelumnya.

Di bawah kepemimpinan Ace Hasan, Golkar Jabar disebutnya tumbuh menjadi partai besar yang mampu menyerap aspirasi publik dengan cukup baik. Warisan itulah yang kini harus diteruskan dan kalau bisa, ditingkatkan. Harapannya, partai ini bisa jadi lebih merakyat dan menjadi garda terdepan demokrasi di tanah Pasundan.

Namun begitu, kerja tak hanya internal. Sinergi dengan pemangku jabatan, terutama Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mutlak diperlukan. Koordinasi dengan Gubernur Dedi Mulyadi (KDM) harus terus dijaga. Tujuannya jelas: mendukung program-program pro rakyat yang digulirkan pemerintah daerah.

Di sisi lain, peran sebagai ujung tombak program pemerintah pusat juga tak boleh dilupakan. Daniel Muttaqien dan timnya dituntut bisa bersinergi dengan visi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Itu bukan tugas ringan, tentu saja. Tapi itulah harga yang harus dibayar untuk tetap relevan dalam peta politik Jawa Barat yang selalu dinamis.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar