Rupanya, ini bukan akhir cerita. Di tahun yang sama, para pemegang saham Tesla bahkan menyetujui paket yang lebih besar lagi untuk Musk. Bayangkan, nilainya bisa mencapai 1 triliun dolar AS! Tentu saja, dengan syarat dia memenuhi segudang target yang sudah ditetapkan.
Semua ini terjadi di saat Musk sedang di puncak. Pria yang kini tercatat sebagai orang terkaya di dunia itu berhasil membalikkan keadaan Tesla. Setelah sempat terpuruk, nilai saham perusahaan melesat lagi berkat strateginya.
Lantas, apa motivasi di balik pemberian paket gaji yang begitu besar? Intinya sederhana: mempertahankan Musk agar tetap memimpin Tesla. CEO yang satu ini sempat mengancam akan hengkang kalau tidak diberikan kendali lebih besar di perusahaan mobil listrik ternama itu. Ancaman itu rupanya ditanggapi serius.
Artikel Terkait
IEA Desak Penerapan WFH dan Ganjil-Genap Atasi Lonjakan Harga Energi Global
Pemprov DKI Uji Coba WFA untuk ASN Usai Lebaran 2026 dengan Aturan Ketat
Trump Usulkan AS dan Iran Kelola Bersama Selat Hormuz
Trump Ragukan Kepemimpinan Nyata di Iran, Pertanyakan Keberadaan Putra Khamenei