Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran

- Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB
Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran

Jelang puncak arus balik Lebaran, jalanan diprediksi bakal padat merayap dalam beberapa gelombang. Tanggal 24, 25, dan 27 Maret 2026 disebut-sebut sebagai puncaknya. Menanggapi hal ini, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi punya imbauan khusus buat para pengusaha logistik.

Intinya, dia minta mereka patuh pada aturan yang sudah ditetapkan. Aturan itu tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang dikeluarkan Kemenhub, Polri, dan PUPR terkait pengaturan lalu lintas angkutan Lebaran tahun ini.

“Menghadapi arus balik Lebaran yang diprediksi terjadi dalam beberapa gelombang, kami menyerukan para pengusaha angkutan logistik tetap mematuhi ketentuan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang,” ujar Dudy di Jakarta, Senin (23/3/2026).

“Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan seluruh pengguna jalan,” tambahnya.

Nah, aturan dalam SKB itu sendiri cukup jelas. Operasional truk barang dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi mulai 13 hingga 29 Maret 2026. Tujuannya sederhana: biar arus mudik dan balik lancar, plus keselamatan di jalan tetap terjaga.

Menurut Dudy, kepatuhan ini bukan cuma formalitas. Ini adalah bagian dari upaya kolektif. Agar mobilitas masyarakat saat balik ke kota bisa aman, tertib, dan yang paling diharapkan lancar tanpa hambatan berarti. Dia juga menekankan, koordinasi dan disiplin semua pihak harus tetap solid sampai masa pembatasan usai.

Di sisi lain, Menhub tak lupa memberikan apresiasi. Terutama buat para pengusaha logistik yang sudah menaati aturan, dan tentu saja, jajaran Polri yang turun langsung mengawasi di lapangan.

“Kami mengapresiasi para pelaku usaha logistik yang telah menunjukkan kepatuhan, serta jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia yang konsisten mengawasi dan mengawal pelaksanaan kebijakan ini di lapangan,” katanya.

“Sinergi yang baik ini sangat penting untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan masyarakat, sehingga mobilitas pada masa arus balik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar.”

Jadi, begitulah. Persiapan menghadapi puncak arus balik sudah diumumkan. Tinggal eksekusi di lapangan yang menentukan nanti. Semoga saja perjalanan kita semua nanti betul-betul aman dan nyaman.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar