Veda Ega Pratama Bidik Podium Kedua di Moto3 Le Mans 2026

- Kamis, 07 Mei 2026 | 14:00 WIB
Veda Ega Pratama Bidik Podium Kedua di Moto3 Le Mans 2026

Veda Ega Pratama datang ke Moto3 Prancis 2026 dengan kepercayaan diri yang tengah berada di puncak. Seri Le Mans yang akan bergulir akhir pekan ini dinilai menjadi momentum strategis bagi pembalap muda Indonesia itu untuk merebut podium keduanya di ajang balap motor paling bergengsi tersebut. Keyakinan itu bukan tanpa alasan, sebab Sirkuit Bugatti bukanlah lintasan asing bagi Veda ia telah beberapa kali mengaspal di sana saat masih berlaga di Red Bull Rookies Cup.

MotoGP Prancis 2026 dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada 10 Mei mendatang. Sesi latihan bebas telah dimulai sejak Jumat, 9 Mei 2026, dan trek legendaris ini menyimpan kenangan manis sekaligus pelajaran berharga bagi pembalap asal Gunungkidul tersebut. Pada debutnya di Le Mans tahun 2024 di ajang Red Bull Rookies Cup, Veda berhasil finis di posisi kesepuluh pada race pertama, lalu melesat ke posisi ketujuh di race kedua. Catatan itu menunjukkan kemampuan adaptasinya yang luar biasa cepat di lintasan teknikal seperti Bugatti Circuit.

Meski sempat mengalami cedera pada musim berikutnya, pengalaman itu kini menjadi modal berharga saat ia menghadapi persaingan yang jauh lebih ketat di Moto3 2026. Musim ini menjadi salah satu periode penting dalam perjalanan karier Veda. Pembalap muda Indonesia itu perlahan mulai menunjukkan konsistensi dan kemampuan bersaing dengan para rider papan atas Moto3. Saat ini, Veda menempati posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 37 poin. Ia hanya terpaut delapan poin dari Marco Morelli di posisi kelima dan sepuluh poin dari Valentin Perrone di urutan keempat.

Selisih tersebut membuat peluang Veda untuk menembus lima besar klasemen masih sangat terbuka. Bahkan, jika mampu tampil maksimal di Le Mans, kans merebut podium bukanlah hal mustahil. Penampilan Veda di seri sebelumnya di Jerez menjadi salah satu indikator kuat peningkatan performanya. Ia mulai mampu menjaga ritme balapan lebih stabil dan tampil lebih percaya diri saat bertarung di grup depan.

Sirkuit Bugatti dikenal sebagai trek yang menuntut keseimbangan antara kecepatan, pengereman, dan konsistensi tikungan. Karakter lintasan ini cukup cocok dengan gaya balap Veda yang agresif namun tetap rapi saat memasuki corner. Salah satu faktor krusial yang akan menentukan hasil balapan nanti adalah sesi kualifikasi. Jika Veda mampu start dari posisi depan, peluang untuk bertahan di rombongan terdepan akan jauh lebih besar. Moto3 dikenal sangat ketat karena gap antarpembalap sering kali hanya terpaut sepersekian detik. Posisi start menjadi sangat penting untuk menghindari persaingan terlalu padat di lap-lap awal.

Selain itu, pengalaman sebelumnya di Le Mans memberi keuntungan tersendiri bagi Veda dibanding beberapa rookie lain. Ia sudah memahami karakter tikungan Bugatti dan titik pengereman penting di lintasan tersebut. Jika mampu menjaga konsistensi seperti di Jerez, Le Mans bisa menjadi panggung pembuktian berikutnya bagi Veda Ega Pratama untuk kembali mencuri perhatian dunia balap internasional.

Meski persaingan Moto3 musim ini sangat ketat, peluang Veda untuk membuat kejutan tetap terbuka lebar. Dengan perkembangan performa yang terus meningkat dan pengalaman sebelumnya di Le Mans, pembalap Indonesia itu berpotensi kembali mencetak hasil penting akhir pekan ini. Kunci terbesar Veda ada pada kemampuan menjaga ritme balapan sejak awal serta memaksimalkan posisi start saat kualifikasi. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Le Mans bisa menjadi awal momentum besar menuju podium Moto3 pertamanya.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar