Buriram United Lolos ke Perempat Final ACL Elite Usai Kalahkan Melbourne City Lewat Adu Penalti

- Rabu, 11 Maret 2026 | 06:00 WIB
Buriram United Lolos ke Perempat Final ACL Elite Usai Kalahkan Melbourne City Lewat Adu Penalti

Drama malam itu di Chang Arena benar-benar memuncak lewat titik putih. Setelah 120 menit pertarungan sengit, Sandy Walsh dan Buriram United akhirnya menuntaskannya dengan adu penalti, mengalahkan Melbourne City dengan skor 4-2. Kemenangan itu sekaligus meloloskan sang juara Thailand ke babak perempat final AFC Champions League Elite 2025/2026. Sungguh sebuah pencapaian yang manis, diraih di depan pendukung sendiri, Selasa (10/3) lalu.

Jalannya pertandingan sendiri sangat ketat. Buriram berhasil unggul tipis 1-0 sejak babak pertama, dan mereka bertahan mati-matian. Melbourne City mencoba membongkar pertahanan, tapi upaya mereka tak membuahkan gol. Bahkan setelah melalui dua babak tambahan, skor agregat kedua tim tetap imbang. Mau tak mau, nasib ditentukan dari titik penalti.

Di momen genting itu, Buriram tampil lebih dingin. Eksekutor mereka hampir sempurna, sementara kiper mampu membaca arah bola dengan baik. Hasilnya, kemenangan 4-2 dan tiket delapan besar pun aman.

Sandy Walsh, bek Timnas Indonesia itu, mendapat kepercayaan untuk turun sejak menit awal. Dia bermain solid di lini pertahanan sebelum akhirnya ditarik keluar oleh pelatih.

Pergantian itu dilakukan karena situasi berubah drastis. Salah satu rekan setimnya mendapat kartu merah, memaksa sang arsitek tim mengubah formasi dan strategi di lapangan.

Meski tak bermain hingga akhir, Sandy tetap mencatatkan dua rekor personal yang cukup mentereng. Pertama, dia kini menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang dua kali berturut-turut melangkah ke perempat final ACL Elite. Musim lalu, dia mencapainya bersama Yokohama F. Marinos.

Kedua, dia mengukir rekor sebagai pemain Indonesia dengan penampilan terbanyak di kompetisi elit Asia ini, yakni sudah sepuluh kali tampil. Sebuah pencapaian yang patut diacungi jempol.

Di sisi lain, konsistensi Buriram United di kancah Asia memang patut diakui. Klub ini seperti sudah jadi langganan di ajang Champions League Elite selama sepuluh tahun terakhir. Mereka bukan sekadar peserta, tapi kerap menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar.

Prestasi mereka di fase gugur juga cukup solid. Beberapa kali lolos dan bersaing ketat. Pencapaian terbaiknya? Tiga kali melaju ke perempat final, yaitu pada 2013, 2024/2025, dan yang terbaru ini di 2025/2026.

Kini, ambisi mereka jelas lebih tinggi. Menembus semifinal untuk pertama kalinya dalam sejarah klub menjadi target berikutnya. Tentu saja, jalan ke sana akan semakin berliku dan penuh rintangan. Tapi, momen seperti kemenangan dramatis atas Melbourne City ini pasti menambah keyakinan mereka.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar