Drama malam itu di Chang Arena benar-benar memuncak lewat titik putih. Setelah 120 menit pertarungan sengit, Sandy Walsh dan Buriram United akhirnya menuntaskannya dengan adu penalti, mengalahkan Melbourne City dengan skor 4-2. Kemenangan itu sekaligus meloloskan sang juara Thailand ke babak perempat final AFC Champions League Elite 2025/2026. Sungguh sebuah pencapaian yang manis, diraih di depan pendukung sendiri, Selasa (10/3) lalu.
Jalannya pertandingan sendiri sangat ketat. Buriram berhasil unggul tipis 1-0 sejak babak pertama, dan mereka bertahan mati-matian. Melbourne City mencoba membongkar pertahanan, tapi upaya mereka tak membuahkan gol. Bahkan setelah melalui dua babak tambahan, skor agregat kedua tim tetap imbang. Mau tak mau, nasib ditentukan dari titik penalti.
Di momen genting itu, Buriram tampil lebih dingin. Eksekutor mereka hampir sempurna, sementara kiper mampu membaca arah bola dengan baik. Hasilnya, kemenangan 4-2 dan tiket delapan besar pun aman.
Sandy Walsh, bek Timnas Indonesia itu, mendapat kepercayaan untuk turun sejak menit awal. Dia bermain solid di lini pertahanan sebelum akhirnya ditarik keluar oleh pelatih.
Pergantian itu dilakukan karena situasi berubah drastis. Salah satu rekan setimnya mendapat kartu merah, memaksa sang arsitek tim mengubah formasi dan strategi di lapangan.
Artikel Terkait
Malam Buruk Klub Inggris di Liga Champions: Liverpool dan Tottenham Kalah
Atalanta Dibantai Bayern 1-6, Palladino: Kami Bangga dengan Perjalanan Ini
Kyle Walker Resmi Pensiun dari Timnas Inggris Setelah 96 Caps
Manchester United di Persimpangan: Carrick atau Luis Enrique untuk Kursi Pelatih Tetap?