Video yang beredar di media sosial Minggu lalu benar-benar menyita perhatian. Tampak sebuah mobil Avanza yang muatannya jauh melebihi batas wajar, dipenuhi penumpang hingga belasan orang. Rekaman itu langsung viral.
Menurut informasi, kejadian sebenarnya berlangsung lebih awal, tepatnya Rabu (18/3/2026) di Kabupaten Luwu. Saat itu, arus mudik dari Morowali menuju Makassar sedang padat-padatnya, hanya tinggal hitungan hari menuju Idulfitri.
Yang bikin geleng-geleng, mobil minibus itu mengangkut total 12 orang, termasuk sopirnya. Tapi itu belum semuanya. Bagian atapnya penuh sesak dengan barang bawaan, bahkan sebuah sepeda motor ikut dibawa serta di atas sana. Benar-benar pemandangan yang mengkhawatirkan.
Untuk bisa memuat segitu banyaknya, sang pengemudi ternyata melakukan sejumlah modifikasi yang sangat tidak aman. Pintu belakang mobil dibiarkan terbuka dan cuma ditutup pakai terpal biru. Isinya? Kursi tambahan yang dipasang seadanya, cuma diikat pakai tali rafia.
Kondisi seperti itu jelas sangat berisiko. Bukan cuma bahaya untuk keselamatan penumpang di dalam, tapi juga bisa membahayakan pengguna jalan lainnya. Sangat rawan memicu kecelakaan.
Melihat hal itu, petugas kepolisian yang sedang berjaga langsung mengambil tindakan. Kendaraan dihentikan dan semua penumpang diminta turun. Sopir juga diperintahkan untuk membongkar semua modifikasi tambahan yang tidak standar itu mulai dari terpal penutup hingga kursi darurat yang dipasang asal-asalan.
Tak berhenti di situ, pengemudi juga diberikan pembinaan. Intinya, dia diingatkan agar tidak mengulangi pelanggaran serupa, apalagi di saat mobilitas masyarakat sedang sangat tinggi seperti musim mudik Lebaran ini. Keselamatan harus jadi yang utama.
Artikel Terkait
Polres Malang Bongkar Penipuan Mengatasnamakan Pemprov Jatim, Dua Tersangka Incar Pelaku UMKM
Jaksa Tuntut 4 Tahun Penjara untuk Terdakwa Pengusiran Nenek 80 Tahun di Surabaya
Debt Collector Nekat Datangi Asrama Polisi di Cilegon untuk Tarik Mobil, Dua Pelaku Ditahan
Pria Wiraswasta Asal Semarang Ditemukan Tewas di Depan Kamar Hotel Blora, Diduga Kena Serangan Jantung