Laga pamungkas Grup F Piala Dunia 2026 antara Jepang dan Swedia di AT&T Stadium, Arlington, Jumat (26/6/2026) pagi WIB, akan menjadi pertarungan hidup-mati. Tiga tim di grup ini masih memiliki peluang yang sama untuk lolos ke babak 32 besar setelah masing-masing mengoleksi satu kemenangan, menjadikan posisi Jepang di peringkat kedua dan Swedia di urutan ketiga sangat rentan.
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, mengakui timnya harus menghadapi laga krusial ini tanpa sejumlah pemain kunci. Takefusa Kubo dipastikan absen akibat cedera lutut, sementara kapten Wataru Endo, Kaoru Mitoma, dan Takumi Minamino juga tidak bisa tampil karena masalah kesehatan. Meski demikian, Moriyasu menilai skuadnya telah menunjukkan persatuan dan kemampuan beradaptasi yang positif di tengah keterbatasan.
“Siapa pun bisa bermain dengan siapa saja; itulah kesiapan yang ingin kami pastikan. Hal itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan,” ujar Moriyasu, Kamis (25/6/2026).
“Saat terjadi pergantian pemain dalam tim, tidaklah sederhana atau mudah untuk bermain bersama pemain yang berbeda dan meraih hasil bagus atau kesuksesan. Saya sangat bersyukur bahwa para pelatih lain dan para pemain terus mengembangkan diri demi mencapai prestasi yang luar biasa ini,” tambahnya.
Di kubu lawan, pelatih Swedia Graham Potter menekankan perlunya perbaikan drastis di lini belakang. Timnya baru saja mengalami kekalahan telak 1-5 dari Belanda pada pertandingan sebelumnya.
“Kami tidak bisa bertahan seperti yang kami lakukan sebelumnya; kami harus memperbaiki situasi itu,” tegas Potter, Kamis (25/6/2026).
Potter juga mewaspadai kekuatan Jepang yang menurutnya solid di sisi sayap dan lini tengah. “Jepang kuat di sisi sayap maupun di lini tengah, jadi kami akan menghadapi tim yang sangat bagus, dan kami harus memastikan performa kami lebih baik dalam aspek tersebut,” ucapnya.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengincar kemenangan mutlak. Jepang ingin mempertahankan momentum positif, sementara Swedia berambisi bangkit dan menjaga asa untuk melaju ke fase gugur.
Bagi pencinta sepak bola di Indonesia, laga ini dapat disaksikan melalui layanan live streaming resmi FolaPlay dan MAXstream. Penonton disarankan mengakses platform tersebut 10-15 menit sebelum kick-off untuk memastikan proses login berjalan lancar dan menghindari antrean. Dengan menggunakan pemegang hak siar resmi, kualitas tayangan lebih stabil dan aman dari segi legalitas.
Artikel Terkait
Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi karena Tak Diberi Uang, Berujung Damai
KAI Commuter Berlakukan Tarif Rp1 untuk Rute Tanjung Priok Selama Libur Sekolah
Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung, Pastikan Korban Dapat Perlindungan dan Pemulihan
Cerpen “Ibu Pertiwi” Bongkar Luka Sejarah dan Mitos Pahlawan yang Tak Pernah Sederhana