PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) memberlakukan tarif khusus Rp1 per orang untuk perjalanan Commuter Line di jalur Tanjung Priok selama periode libur sekolah, tepatnya pada 22 hingga 28 Juni 2026. Program ini menyasar pengguna yang naik dari Stasiun Jakarta International Stadium (JIS) menuju Stasiun Tanjung Priok, Ancol, Kampung Bandan, dan Jakarta Kota, serta rute sebaliknya.
Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan, tarif promo ini berlaku bagi anak berusia minimal tiga tahun atau memiliki tinggi badan di atas 90 sentimeter. Pihaknya juga mengingatkan penumpang untuk mematuhi aturan barang bawaan, dengan dimensi maksimal 40x30x100 sentimeter, serta menjaga kebersihan di area stasiun dan di dalam gerbong kereta.
Kebijakan ini diambil di tengah proyeksi lonjakan volume pengguna KRL Jabodetabek pada akhir Juni hingga awal Juli 2026. Data operasional selama Juni mencatat rata-rata jumlah penumpang saat akhir pekan atau hari libur mencapai 736.203 orang. Rekor tertinggi terjadi pada Sabtu, 6 Juni, dengan total 845.292 pengguna.
Sementara itu, volume penumpang pada hari kerja sepanjang Juni ini telah menyentuh angka 1.030.610 orang. Untuk mengantisipasi kepadatan, KAI Commuter mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Konsentrasi kepadatan terjadi pada jam sibuk, yakni pukul 05.00–07.30 WIB dan 15.00–18.00 WIB.
Manajemen menyarankan masyarakat untuk mengatur jadwal perjalanan agar terhindar dari penumpukan penumpang pada jam-jam tersebut. “Penumpang yang akan menggunakan Commuter Line untuk menikmati libur bersama anak-anak mesti memperhatikan jam keberangkatannya dengan menggunakan Commuter Line di luar jam-jam sibuk tersebut,” ujar Karina.
Artikel Terkait
Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi karena Tak Diberi Uang, Berujung Damai
Menteri PPPA Prihatin atas Kasus Penyekapan dan Penganiayaan Perempuan di Bandung, Pastikan Korban Dapat Perlindungan dan Pemulihan
Cerpen “Ibu Pertiwi” Bongkar Luka Sejarah dan Mitos Pahlawan yang Tak Pernah Sederhana
Jepang Vs Swedia di Laga Pamungkas Grup F: Hidup-Mati demi Tiket ke 32 Besar Piala Dunia 2026