Ratusan Warga Mengungsi di Alun-Alun Caracas Usai Gempa Dahsyat, 164 Tewas

- Jumat, 26 Juni 2026 | 03:00 WIB
Ratusan Warga Mengungsi di Alun-Alun Caracas Usai Gempa Dahsyat, 164 Tewas

Ratusan warga memilih mengungsi dan bermalam di alun-alun Kota Caracas, Venezuela, setelah gempa bumi dahsyat mengguncang wilayah tersebut. Kekhawatiran terhadap kemungkinan gempa susulan membuat banyak warga enggan kembali ke rumah mereka.

Sejumlah lokasi di alun-alun kota berubah menjadi tempat penampungan sementara. Sebagian warga mendirikan tenda, sementara lainnya hanya beralaskan selimut untuk beristirahat di ruang terbuka. Warga mengaku memilih mengungsi karena khawatir bangunan yang telah terdampak gempa tidak lagi aman untuk ditempati. Mereka menunggu situasi kembali kondusif sebelum kembali ke rumah masing-masing.

Gempa yang mengguncang Venezuela menyebabkan kerusakan luas pada berbagai bangunan, mulai dari gedung perkantoran, apartemen, hingga permukiman warga. Ribuan orang diduga masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.

Pemerintah Venezuela langsung mengerahkan tim penyelamat untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban. Hingga kini, sedikitnya 164 orang dilaporkan meninggal dunia dan 971 lainnya mengalami luka-luka akibat bencana tersebut.

Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, telah menetapkan status keadaan darurat menyusul dampak gempa yang meluas. Dalam keterangannya, Rodriguez menyebut gempa juga mengganggu sejumlah layanan publik, termasuk pasokan listrik dan jaringan gas rumah tangga di wilayah terdampak.

"Saat ini kami menyatakan status darurat sebagaimana diatur dalam konstitusi," ujar Rodriguez dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis 25 Juni 2026.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.