Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Pernyataan Ade Darmawan soal Orang Kuat di Belakang yang Dianggap Berbahaya bagi Kenegaraan

- Jumat, 26 Juni 2026 | 03:15 WIB
Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Pernyataan Ade Darmawan soal Orang Kuat di Belakang yang Dianggap Berbahaya bagi Kenegaraan

Pernyataan Sekretaris Jenderal Peradi Bersatu, Ade Darmawan, yang meminta agar orang-orang kuat di belakang Roy Suryo mengangkatnya menjadi menteri, memicu reaksi dari kuasa hukum Roy Suryo. Ade menegaskan bahwa pernyataan itu bukanlah tuduhan kepada Presiden Prabowo Subianto, melainkan bentuk keluhan sebagai relawan yang merasa tidak didengar.

Ade menjelaskan, pernyataan kontroversial tersebut lahir dari rasa kecewa karena ia menilai Presiden ke-7 RI Joko Widodo belum memperoleh keadilan. Sindiran soal kursi menteri, menurut Ade, hanyalah ungkapan emosional atas situasi yang menurutnya tidak berpihak kepada pihak pelapor. Ia menekankan bahwa pernyataan tersebut bukan tuduhan kepada Presiden Prabowo, melainkan bentuk keluhan sebagai relawan yang merasa aspirasinya tidak diakomodasi.

Namun, kuasa hukum Roy Suryo, Ahmad Khozinudin, memberikan tanggapan tajam. Menurut Ahmad, cara pandang yang menempatkan Presiden seolah harus berpihak kepada kelompok tertentu justru berbahaya bagi kehidupan bernegara.

"Presiden yang telah dilantik tidak lagi hanya mewakili para pendukungnya, melainkan seluruh rakyat Indonesia," tegas Ahmad.

Ia mengingatkan bahwa Presiden harus melayani semua warga negara tanpa memandang pilihan politik mereka pada pemilu lalu. Lebih lanjut, Ahmad menilai narasi yang mengaitkan penangguhan penahanan Roy Suryo dengan Presiden justru dapat menjadi tuduhan serius terhadap kepala negara. Ia kembali menegaskan bahwa Presiden Prabowo adalah pemimpin seluruh rakyat Indonesia, bukan hanya kelompok tertentu.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.