Serangan udara kembali mengguncang Kyiv, ibu kota Ukraina, pada Jumat (26/6/2026) malam. Ledakan bertubi-tubi terdengar di sejumlah titik, diiringi raungan sirene peringatan serangan udara yang meraung di seluruh penjuru kota.
Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko segera angkat bicara melalui kanal Telegram resminya. Ia mengonfirmasi bahwa sistem pertahanan udara kota telah diaktifkan dan sedang beroperasi menangkal serangan. Klitschko juga mengimbau warga untuk segera menuju tempat perlindungan terdekat. Jejak asap tipis terlihat membubung di langit Kyiv, menandakan adanya intersepsi rudal atau jatuhnya puing-puing.
Dalam pernyataan terpisah, Klitschko memberikan rincian lebih lanjut. "Di distrik Darnytskyi, puing-puing rudal jatuh di area terbuka. Layanan darurat sedang menuju ke lokasi kejadian," tulisnya. Distrik Darnytskyi sendiri dikenal sebagai kawasan permukiman padat penduduk yang terletak di tepi kiri Sungai Dnieper, sungai besar yang membelah ibu kota Ukraina tersebut.
Serangan pada malam ini bukanlah peristiwa yang berdiri sendiri. Sejak invasi besar-besaran dilancarkan pada tahun 2022, Rusia hampir setiap malam menghujani Ukraina dengan rentetan serangan menggunakan pesawat nirawak dan rudal. Dalam setahun terakhir, Kyiv secara konsisten menjadi salah satu sasaran utama. Serangan berulang ini telah menewaskan warga sipil dan merusak sejumlah bangunan bersejarah di ibu kota.
Artikel Terkait
Arsenal Resmi Tebus Piero Hincapie dari Bayer Leverkusen dengan Kontrak Hingga 2031
Ekuador Vs Jerman: Laga Hidup-Mati di Grup E Piala Dunia 2026
Kuasa Hukum Roy Suryo Kritik Pernyataan Ade Darmawan soal Orang Kuat di Belakang yang Dianggap Berbahaya bagi Kenegaraan
Dua Perempuan Terlibat Adu Fisik di SPBU Kotawaringin Barat Diduga Akibat Berebut Antrean BBM