Sabtu pagi di Kampung Kabayan, Desa Mekar Baru, suasana terlihat berbeda. Bukan hanya aparat kepolisian, tapi juga petani dan pejabat daerah berkumpul di tengah hamparan lahan. Mereka hadir untuk acara penanaman jagung serentak yang digelar Polda Banten, menandai dimulainya kuartal pertama tahun 2026.
Kapolda Banten, Irjen Hengki, tampak memantau langsung kegiatan itu. Di hadapan Gubernur Andra Soni dan sejumlah pejabat tinggi seperti Wakapolda Brigjen Hendra Wirawan dan Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, ia memaparkan sejumlah capaian program jagung untuk swasembada pangan. Rupanya, acara lapangan ini kemudian dilanjutkan dengan rapat virtual yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Menurut Hengki, upaya percepatan program "1 Desa 2 Hektare" terus digenjot. Dari potensi lahan yang ada, sekitar 2.371 hektare, sudah lebih dari 1.786 hektare yang berhasil ditanami. Angkanya mencapai 75,36 persen dari target. Cukup signifikan.
“Kolaborasi dengan Dinas Pertanian Provinsi melalui program PAT seluas 631 hektare juga sudah tuntas 100 persen,” tambahnya.
Ia lalu merinci dampak nyata dari kerja keras tersebut. Produksi jagung meningkat, dan yang penting, penyerapan oleh Bulog juga melampaui ekspektasi. Targetnya 2.863 ton, tapi realisasinya mampu mencapai hampir 3.000 ton, atau sekitar 104,68 persen.
Artikel Terkait
Banjir Bandang di Buleleng Tewaskan Dua Warga, Dua Masih Hilang
Gempa M5,7 Guncang Lebong, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Lebong Bengkulu, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
500 Anak Yatim dan Dhuafa Malang Raya Buka Puasa Bersama Alumni UWG dan LPS