Real Madrid mengajukan tawaran senilai Rp2,3 triliun atau 150 juta euro kepada Atletico Madrid untuk mengamankan jasa Julian Alvarez. Langkah ini sekaligus menjadi manuver untuk menggagalkan upaya Barcelona yang sejak lama membidik striker asal Argentina tersebut. Namun, meskipun nominal yang ditawarkan tergolong fantastis, respons dari kubu Atletico Madrid justru berada di luar dugaan.
Atletico Madrid dengan tegas menolak proposal yang diajukan oleh Los Blancos. Penolakan tersebut didasari oleh pertimbangan bahwa Alvarez merupakan bagian integral dari proyek jangka panjang klub. Selain itu, klausul pelepasan sang pemain yang mencapai 500 juta euro menjadi alasan utama di balik keputusan tersebut.
Langkah agresif Real Madrid di bursa transfer ini tidak lepas dari kembalinya Florentino Perez sebagai presiden klub. Ia memenangkan pemilihan dengan perolehan 65 persen suara, yang memberinya mandat baru untuk membawa klub kembali ke puncak kejayaan. Ini merupakan periode kedua Perez memimpin dalam dekade terakhir, meskipun dua musim tanpa gelar mayor memberikan tekanan yang cukup besar.
Menanggapi situasi tersebut, Perez berjanji akan bergerak agresif di bursa transfer untuk memperkuat skuad. Dalam sebuah pernyataan yang mengejutkan sebelum pemilihan, ia menegaskan bahwa tawaran yang akan diajukan kepada klub Liga Champions akan menjadi yang terbesar dalam sejarah Madrid, dengan nilai minimal 150 juta euro.
Real Madrid kemudian mengonfirmasi tawaran resmi mereka melalui pernyataan Dewan Direksi. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa setelah rapat dewan, klub telah mengajukan tawaran sebesar 150 juta euro kepada Atletico Madrid untuk hak federatif pemain Julian Alvarez.
Sementara itu, pihak Atletico Madrid memberikan tanggapan resmi atas tawaran tersebut. “Setelah mempelajari dan mengevaluasinya, Atletico Madrid mengucapkan terima kasih kepada klub atas tawaran tersebut, yang diajukan dalam kerangka hubungan baik yang ada antara kedua klub. Kami menolaknya dengan merujuk pada klausul pelepasan pemain,” demikian bunyi pernyataan dari kubu Atletico.
Sebelum pengumuman resmi ini, berbagai spekulasi sempat muncul terkait target transfer Perez. Beberapa nama besar seperti Michael Olise, Erling Haaland, dan pemain Premier League lainnya disebut-sebut masuk dalam daftar incaran. Namun, Bayern Munchen dikabarkan tidak membuka peluang melepas Olise, sementara Haaland dan Kane juga tidak termasuk dalam daftar target prioritas.
Dengan pengumuman ini, misteri target Galactico Perez akhirnya terungkap. Langkah ini menandai keberanian Madrid untuk menantang dominasi rival sekota dengan investasi besar di bursa transfer. Kendati demikian, penolakan dari Atletico Madrid menunjukkan betapa sengitnya persaingan dan betapa pentingnya peran Julian Alvarez bagi masa depan klub.
Artikel Terkait
Pelatih Vietnam Memata-matai Timnas Indonesia, Herdman Sindir: Skuad AFF Nanti Berbeda
Penunjukan Shin Tae-yong di Persija Picu Spekulasi Marselino Ferdinan dan Ole Romeny Ikut Bergabung
Indonesia Jumpa Australia di Semifinal Piala AFF U-19 2026
Persib Bandung Incar Allano, Rivalitas dengan Persija Memanas di Bursa Transfer