Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton

- Rabu, 10 Juni 2026 | 08:00 WIB
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton

Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) mengklaim jatah tiket Piala Dunia 2026 yang sebelumnya telah dialokasikan kepada mereka ditarik secara sepihak hanya beberapa hari menjelang turnamen bergulir. Klaim ini langsung memicu polemik karena dinilai berpotensi merugikan ribuan pendukung Timnas Iran yang telah membeli tiket pertandingan dan merencanakan perjalanan ke Amerika Serikat.

Berdasarkan regulasi FIFA, setiap federasi peserta Piala Dunia memperoleh jatah sekitar delapan persen tiket dari kapasitas stadion untuk didistribusikan kepada para suporternya. Namun, Federasi Iran menyebut alokasi tersebut kini tidak lagi dapat diakses oleh mereka.

Dalam pernyataan resminya, pihak Iran menduga persoalan visa dan situasi politik menjadi penyebab utama di balik keputusan tersebut. Mereka menilai banyak pendukung telah memenuhi kewajiban pembelian tiket dan persiapan perjalanan, namun kini justru dihadapkan pada ketidakpastian.

“Banyak suporter kami telah membeli tiket dan merencanakan perjalanan mereka. Situasi ini tentu menimbulkan kebingungan dan kekecewaan,” demikian pernyataan yang disampaikan pihak Federasi Iran.

Sementara itu, di tengah polemik tiket yang belum mereda, Timnas Iran mendapat pengawalan keamanan ekstra saat menjalani sesi latihan perdana menjelang Piala Dunia 2026 di Meksiko. Sejumlah laporan menyebut sekitar 300 personel keamanan diterjunkan untuk memastikan aktivitas tim berjuluk Team Melli berlangsung aman dan lancar. Pengamanan ketat itu dilakukan sebagai langkah antisipasi mengingat tingginya tensi geopolitik yang melibatkan Iran dalam beberapa waktu terakhir.

Jika benar terjadi pencabutan alokasi tiket, ribuan pendukung Iran berpotensi kehilangan kesempatan menyaksikan langsung perjuangan negaranya di Piala Dunia 2026. Kondisi tersebut juga berpotensi memunculkan pertanyaan serius mengenai perlindungan hak suporter dalam ajang olahraga terbesar di dunia tersebut.

Sejauh ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi yang membenarkan ataupun membantah klaim dari Federasi Iran. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi terkait status alokasi tiket untuk Federasi Iran maupun mekanisme penyelesaian bagi suporter yang terdampak. Publik kini menantikan penjelasan resmi dari FIFA agar polemik ini tidak berkembang menjadi isu yang lebih luas menjelang kick-off Piala Dunia 2026.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar