Lahan tidur milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, yang selama ini tampak terbengkalai, mendadak ramai. Warga setempat memanfaatkannya sebagai lapangan sepak bola, bahkan menggelar liga mini yang menarik perhatian banyak orang.
Video anak-anak muda bertanding bola di lahan aspal tersebut viral di media sosial. Mereka membuat garis lapangan menggunakan cat putih dan memasang dua gawang di setiap ujungnya. Liga bola itu digelar setiap akhir pekan, diorganisasi oleh karang taruna setempat, dan menjadi tontonan yang cukup meriah.
Lahan yang terletak di RW 08 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, ini memang berada tak jauh dari permukiman warga. Namun, pemanfaatan lahan tersebut tidak serta-merta dibiarkan begitu saja.
Manajer Humas Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta, Franoto Wibowo, angkat bicara. Ia menegaskan bahwa KAI mendukung aktivitas olahraga yang digelar di atas lahan mereka. "Kami support dan apresiasi dengan aktivitas olahraga yang dilakukan anak-anak tersebut sebagai bagian dari pola hidup sehat serta dalam rangka mengisi liburan sekolah di lahan KAI tersebut," ujarnya saat dihubungi pada Kamis (2/7).
Meski demikian, dukungan tersebut tidak berarti lahan bisa digunakan secara bebas. KAI tetap memiliki aturan dan prosedur yang harus dipatuhi. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai izin penggunaan lahan tersebut untuk kegiatan olahraga.
Artikel Terkait
RPTRA Borobudur Disiapkan Jadi Lapangan Pengganti Liga Aspal di Menteng
Pendapatan KAI Tembus Rp17,96 Triliun pada Semester I 2026
KAI Tolak Lahan Tidur di Menteng untuk Main Bola, Warga Minta Dibersihkan
KAI Tolak Izin Lahan Tidur di Menteng untuk Arena Bola, Ini Alasannya