Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi karena Tak Diberi Uang, Berujung Damai

- Jumat, 26 Juni 2026 | 02:36 WIB
Tiga Pengamen Bakar Pagar Rumah Warga di Bekasi karena Tak Diberi Uang, Berujung Damai

Tiga pengamen di Kampung Kemang, Jatiwaringin, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, nekat membakar pagar rumah warga hanya karena kesal tidak diberi uang. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6) dan sempat terekam kamera pengawas di sekitar lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Pondok Gede Iptu Gatot mengungkapkan, motif para pelaku murni akibat kekesalan sesaat. "Ya kesal karena itu (diduga tidak diberi uang) aja," katanya saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).

Polisi telah menemukan dua dari tiga pengamen yang diduga terlibat. Setelah dilakukan mediasi, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan perkara secara kekeluargaan. "Sudah (semalam) dua orang (ditemukan oleh petugas), sudah kesepakatan (damai)," ujar Gatot.

Korban memilih tidak melanjutkan proses hukum. "Korban sudah tidak memperpanjang permasalahan, sudah diselesaikan secara kekeluargaan," katanya.

Meski demikian, polisi memberikan peringatan keras. Gatot menegaskan akan mengambil tindakan tegas apabila para pelaku kembali mengulangi perbuatannya. "Kalau mengulang lagi perbuatannya nanti ada sanksinya," kata dia.

Bagian pagar berbahan fiber yang terbakar masih berada di lokasi dan dijadikan barang bukti. "Barang bukti masih nempel di pagarnya (fiber yang terbakar)," ujar Gatot.

Rekaman CCTV memperlihatkan tiga pria yang membawa alat musik berjalan di kawasan permukiman sebelum berhenti di depan sebuah rumah berpagar hitam. Dua orang tampak melakukan gerak-gerik mencurigakan di sekitar pagar, kemudian ketiganya meninggalkan lokasi. Tak lama berselang, api muncul pada bagian penutup pagar yang terbuat dari plastik atau fiber.

Beruntung, seorang warga yang melintas segera mengetahui kejadian tersebut dan memperingatkan penghuni rumah. Api berhasil dipadamkan sebelum sempat merembet ke bangunan utama.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags