Tiongkok Siap Kirim Bantuan ke Venezuela Pasca Gempa Dahsyat Tewaskan 32 Orang

- Jumat, 26 Juni 2026 | 02:15 WIB
Tiongkok Siap Kirim Bantuan ke Venezuela Pasca Gempa Dahsyat Tewaskan 32 Orang

Tiongkok menyatakan kesiapannya untuk mengirimkan bantuan ke Venezuela setelah dua gempa bumi kuat mengguncang negara Amerika Selatan itu dan menewaskan sedikitnya 32 orang. Melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Guo Jiakun, Beijing menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pemerintah dan masyarakat Venezuela yang terdampak bencana.

"Tiongkok siap memberikan bantuan sesuai kapasitas kami dan berdasarkan kebutuhan Venezuela pada tahap berikutnya," kata Guo dalam pernyataannya, Kamis, 25 Juni 2026. Ia menambahkan bahwa pemerintah Tiongkok meyakini Venezuela mampu mengatasi dampak bencana dan segera melakukan pemulihan di bawah kepemimpinan pemerintah negara tersebut.

"Tiongkok yakin di bawah kepemimpinan pemerintah Venezuela, rakyat Venezuela akan mampu mengatasi bencana ini dan membangun kembali tempat tinggal mereka secepat mungkin," ujarnya.

Guo juga memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada warga negara Tiongkok yang dilaporkan menjadi korban dalam gempa tersebut.

Pemerintah Venezuela sebelumnya telah menetapkan status darurat nasional pada Rabu malam setelah dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 melanda sejumlah wilayah. Bencana ini menewaskan sedikitnya 32 orang, sementara sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka. Kerusakan dilaporkan terjadi di berbagai wilayah, termasuk ibu kota Caracas, dan operasi pencarian serta penyelamatan korban masih berlangsung.

Sejumlah pemimpin dunia juga telah menyampaikan belasungkawa atas bencana yang melanda Venezuela serta menyatakan dukungan terhadap upaya pencarian dan penyelamatan korban. Pernyataan Tiongkok menambah daftar negara yang menawarkan bantuan kemanusiaan bagi Venezuela setelah gempa besar tersebut.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.