Malam itu, tepatnya Senin (23/3/2026), warga Bogor merasakan guncangan. Gempa bumi dengan magnitudo 2,1 tercatat mengguncang kota tersebut sekitar pukul 22:12 WIB. Getarannya terasa, meski tak terlalu keras.
Menurut analisis BMKG, pusat gempa berada di darat. Kedalamannya hanya 4 kilometer dari permukaan tanah. Episenter gempa terletak di koordinat 6.68 Lintang Selatan dan 106.57 Bujur Timur. Atau lebih sederhananya, sekitar 26 kilometer arah barat daya dari Kota Bogor, Jawa Barat.
Dalam keterangan resminya, BMKG menuliskan rincian kejadian.
"Gempa Mag:2.1, 23-Mar-2026 22:12:58WIB, Lok:6.68LS, 106.57BT (26 km BaratDaya KOTA-BOGOR-JABAR), Kedlmn:4 Km,"
Nah, kabar baiknya, hingga berita ini diturunkan belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa. Guncangannya memang relatif kecil. Namun begitu, imbauan tetap disampaikan. Masyarakat diharap tenang tapi juga waspada, siapa tahu ada gempa susulan.
BMKG juga menyelipkan catatan penting. Informasi yang dirilis masih bersifat awal dan bisa saja berubah. Mereka mengutamakan kecepatan penyebaran info, sehingga data yang dipakai belum sepenuhnya stabil.
"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," tulis mereka.
Artikel Terkait
1.000 Buruh PT SGS Jombang Demo Tolak PHK Sepihak, Tuding Perusahaan Rekrut Pekerja Outsourcing
Ronaldo Cetak Sejarah: Gol di Enam Edisi Piala Dunia Berbeda
Marc Marquez Perpanjang Kontrak dengan Ducati hingga 2028, Target Rekor Sejarah
Produksi Padi Merauke Melonjak 66 Persen Berkat Program Optimalisasi Lahan dan Cetak Sawah Rakyat