PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) kembali membuka peluang investasi dengan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap III Tahun 2026 senilai Rp175 miliar, menawarkan tingkat bunga tetap sebesar 9 persen per tahun. Langkah ini merupakan bagian dari strategi perseroan dalam program Penawaran Umum Berkelanjutan yang menargetkan total dana sebesar Rp800 miliar.
Dengan penerbitan tahap ketiga ini, target penghimpunan dana perseroan akhirnya tercapai setelah sebelumnya merilis obligasi senilai Rp125 miliar pada tahap I dan Rp500 miliar pada tahap II. Seluruh dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk kebutuhan modal kerja perusahaan, termasuk beban operasional rutin seperti gaji karyawan, sewa kantor, dan keperluan korporasi umum lainnya.
Berdasarkan prospektus yang diterbitkan pada Rabu, 6 Mei 2026, obligasi ini memiliki tenor tujuh tahun terhitung sejak tanggal emisi dengan skema pembayaran penuh atau bullet payment saat jatuh tempo pada 13 Mei 2033. Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali, dengan pembayaran pertama dijadwalkan pada 13 Agustus 2026.
"Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 bulan sekali, terhitung sejak tanggal emisi sesuai dengan tanggal pembayaran bunga obligasi. Pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 13 Agustus 2026," demikian tertuang dalam prospektus perseroan.
Masa penawaran umum ditetapkan hanya berlangsung selama dua hari, yakni pada 6 hingga 7 Mei 2026. Periode ini lebih singkat dibandingkan jadwal indikatif sebelumnya yang direncanakan pada 4 hingga 7 Mei 2026. Sementara itu, proses penjatahan ditargetkan rampung pada 11 Mei 2026, sehingga pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat dilakukan pada 18 Mei 2026.
Penawaran obligasi ini dijamin secara penuh (full commitment) oleh Sucor Sekuritas yang ditunjuk sebagai Penjamin Pelaksana Efek, sementara PT Bank Mega Tbk bertindak selaku Wali Amanat. Dengan skema ini, investor dijamin mendapatkan kepastian atas ketersediaan efek yang ditawarkan.
Artikel Terkait
Wall Street Menguat Didorong Harapan Damai AS-Iran dan Optimisme Sektor AI
Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI
Cimory Ekspor Perdana Yogurt ke Vietnam Senilai Rp1,13 Miliar
Pendapatan HAJJ Tembus Rp287,64 Miliar di Kuartal I-2026, Margin Laba Kotor Melonjak 55 Persen