Warung Bakso Remaja Gading Solo akhirnya resmi buka kembali setelah dinyatakan bersih dari isu non-halal. Kepastian ini datang setelah Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Solo mengumumkan hasil uji laboratorium yang menyatakan bakso di warung ini negatif mengandung bahan nonhalal.
Untuk mengembalikan kepercayaan pelanggan, ratusan porsi bakso gratis dibagikan. Antusiasme masyarakat terlihat jelas, dengan kursi yang disediakan penuh dan banyak warga yang rela antre berdiri di sekitar area warung.
Sebanyak 450 kupon bakso gratis dibagikan atas kerjasama Polresta Solo, HIPMI, dan Wali Kota Solo. Pembagian ini disambut positif oleh warga, salah satunya Marni (45), yang mengetahui informasi buka kembali dan bagi-bagi bakso gratis ini dari media sosial.
Pemilik Bakso Remaja Gading, Thirthania Laura Damayanthie, mengungkapkan kelegaannya. "Ya lega, meski sempat tutup sementara kemarin. Dengan acara ini, semoga pelanggan kembali percaya pada Bakso Remaja Gading," ujarnya.
Petrus Restanto Wibowo, Ketua Bidang 3 HIPMI Solo, menyatakan harapannya bahwa pembagian 450 porsi bakso gratis ini dapat mengembalikan kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung kemajuan UMKM di Solo.
Kepala Dispangtan Kota Solo, Wahyu Kristina, sebelumnya menegaskan bahwa hasil uji sampel bakso di tempat ini dinyatakan negatif mengandung daging babi. Meski boleh beroperasi kembali, warung ini akan terus didampingi untuk mengurus sertifikat halal dan kelengkapan legalitas lainnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Prihatin Kekayaan Alam Indonesia Banyak yang Dicuri dan Dibawa ke Luar Negeri
Prabowo: Kehadiran di NU Beri Keberanian Lebih untuk Mengabdi
KPK Perluas Penyidikan Suap Lahan di PN Depok ke Masa Kepemimpinan Sebelumnya
Borneo FC Kalahkan Bhayangkara FC 2-1, Pacu ke Posisi Dua Klasemen