Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI

- Rabu, 06 Mei 2026 | 20:55 WIB
Indosat Bagikan Dividen Rp3,58 Triliun di Tengah Ekspansi Strategi AI

PT Indosat Tbk (ISAT) memutuskan untuk membagikan dividen tunai senilai Rp3,58 triliun kepada para pemegang saham, atau setara dengan Rp111 per lembar saham. Keputusan ini diambil sebagai wujud komitmen perseroan dalam memberikan imbal hasil kepada investor di tengah upaya ekspansi bisnis yang tengah berlangsung.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan telekomunikasi yang berada di bawah naungan Ooredoo Hutchison ini mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,51 triliun. Dengan demikian, nilai dividen yang ditetapkan setara dengan 65 persen dari total laba bersih yang diraih perseroan pada periode tersebut.

Keputusan distribusi dividen itu disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa, 5 Mei 2026. Manajemen menilai, di tengah tekanan ekonomi yang masih berlangsung, Indosat mampu menunjukkan ketahanan melalui disiplin eksekusi bisnis dan strategi yang terukur, sekaligus membangun fondasi bagi penciptaan nilai jangka panjang.

Dividen tersebut rencananya akan disalurkan paling lambat 30 hari setelah pengumuman risalah resmi RUPST. Mengacu pada harga saham ISAT yang saat ini berada di level Rp2.130 per lembar, dividend yield yang ditawarkan mencapai sekitar 5,2 persen.

Di sisi lain, Indosat tengah memasuki fase pertumbuhan baru seiring dengan percepatan penerapan strategi AI North Star. Strategi ini disebut akan menjadi fokus utama perseroan dalam beberapa tahun ke depan, sejalan dengan transformasi digital yang terus digenjot.

“Di Indosat, kami percaya bahwa setiap kemajuan harus menghadirkan dampak yang lebih luas dan bermakna. Fokus kami jelas: mempercepat eksekusi strategi AI secara disiplin,” ujar President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, dalam keterangan resmi pada Rabu, 6 Mei 2026.

Ia menambahkan bahwa upaya ini dilakukan untuk mendorong kinerja yang berujung pada pertumbuhan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan nilai nyata bagi pemegang saham, termasuk melalui pembagian dividen.

Indosat terus mempercepat ambisi AI North Star dengan mengembangkan kecerdasan artifisial yang terintegrasi dalam satu ekosistem. Transformasi ini dimulai dari evolusi Indosat menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis AI-native, dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan ke seluruh operasi inti guna menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal, meningkatkan produktivitas, serta mengoptimalkan efisiensi belanja modal.

Selain itu, perseroan juga memperluas layanan dari sekadar konektivitas menjadi AI TechCo, membuka peluang pertumbuhan baru di bidang sovereign AI, cloud, dan keamanan siber. Dengan kapabilitas utama yang telah terbangun, Indosat kini memasuki fase ekspansi untuk mendorong pertumbuhan eksponensial pada layanan berbasis AI, baik di segmen konsumen maupun enterprise.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar