Pemulihan Pascabencana Sumatera: Dana Rp 51,82 Triliun Diapungkan ke Presiden

- Senin, 08 Desember 2025 | 08:55 WIB
Pemulihan Pascabencana Sumatera: Dana Rp 51,82 Triliun Diapungkan ke Presiden

Rapat koordinasi penanganan bencana di Aceh, Minggu malam kemarin, menghasilkan angka yang tak main-main. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto melaporkan, pemulihan pascabanjir bandang dan longsor di tiga provinsi Sumatera membutuhkan dana sekitar Rp 51,82 triliun. Angka itu masih bisa berubah, tapi jelas memberi gambaran betapa besarnya kerusakan yang terjadi.

“Kami laporkan ini secara nasional Bapak Presiden,” ujar Suharyanto. Dari hasil koordinasi dengan Kementerian PUPR, penjumlahan dari tiga provinsi menunjukkan estimasi dana yang diperlukan mencapai Rp 51,82 triliun.

Namun begitu, dia menekankan bahwa data ini belum final. “Tentu saja, data ini belum akurat, Bapak Presiden, masih terus kami lengkapi,” katanya. Menurutnya, jumlah korban yang masih terus diperbarui bisa mempengaruhi angka akhir nantinya.

Rincian per provinsi pun diungkap. Untuk wilayah Aceh saja, pemulihan hingga kondisi normal memakan anggaran paling besar, yakni Rp 25,41 triliun.

“Tadi dari Bapak Menteri PU khusus untuk Aceh saja, pemulihan sampai dengan kondisi seperti semula membutuhkan anggaran Rp 25,41 triliun,” jelas Suharyanto.

Di sisi lain, Sumatera Utara membutuhkan sekitar Rp 12,88 triliun. Sementara Sumatera Barat, meski terdampak, angkanya sedikit lebih tinggi di angka Rp 13,52 triliun.

Lalu, untuk apa saja dana sebesar itu akan dialokasikan? Suharyanto menyebutkan sejumlah prioritas. Mulai dari peningkatan pelayanan bagi korban dan pengungsi, percepatan santunan untuk ahli waris, hingga memastikan stok logistik tersedia dari tingkat desa ke atas. Intinya, memulihkan kehidupan masyarakat secepat mungkin.

Yang menarik, penanganannya tak seragam. Suharyanto menyebut ada daerah yang pemulihannya bisa lebih cepat.

“Kemudian, untuk daerah-daerah yang relatif sudah pulih, seperti di Sumatera Barat, sebagian Sumatera Utara, kami akan masuk tahap rehabilitasi, rekonstruksi,” paparnya. “Jadi, tidak sama-sama ini, Bapak. Daerah-daerah yang sudah lebih baik dia bisa duluan.”

Jadi, meski angka Rp 51,82 triliun itu mencengangkan, perjalanan pemulihan bencana di Sumatera baru akan dimulai. Dengan tahapan yang berbeda-beda di tiap daerah.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini