Pramono Anung Kecewa Laga Persija vs Persib Batal di GBK, Pilih Jaga Kondusivitas Jakarta

- Kamis, 07 Mei 2026 | 13:00 WIB
Pramono Anung Kecewa Laga Persija vs Persib Batal di GBK, Pilih Jaga Kondusivitas Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengaku kecewa atas batalnya pertandingan antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), namun ia menghormati keputusan bersama yang telah diambil oleh pihak berwenang. Kekecewaan tersebut tidak lantas membuatnya memaksakan agenda besar itu tetap berlangsung di ibu kota, mengingat sejumlah pertimbangan matang yang telah melalui koordinasi lintas sektor.

“Apapun yang menjadi keputusan bersama untuk tidak dipertandingkan di Jakarta, sebagai gubernur saya melihat ada alasan yang sangat masuk akal,” ujar Pramono, Kamis, 7 Mei 2026. Ia mengaku telah berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan, termasuk kepolisian, untuk mengkaji berbagai risiko yang mungkin timbul jika laga tetap digelar di Jakarta. Aspek keamanan dan kondusivitas ibu kota menjadi pertimbangan utama dalam proses pengambilan keputusan tersebut.

Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan bahwa menjaga stabilitas Jakarta jauh lebih penting ketimbang memaksakan satu pertandingan besar tetap digelar di tengah potensi gangguan keamanan. Ia memilih untuk memastikan situasi ibu kota tetap aman dan terkendali, meskipun harus mengorbankan agenda olahraga yang telah dinantikan banyak pihak.

“Bagaimanapun, saya lebih baik menjaga Jakarta tetap adem, ayem, tentrem. Itu yang lebih utama,” kata Pramono.

Sementara itu, laga rivalitas tinggi antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung yang semula dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 10 Mei 2026 di GBK akhirnya diputuskan pindah ke Stadion Segiri, Kalimantan Timur. Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pertimbangan matang dari berbagai pihak terkait, termasuk aspek keamanan dan kelancaran jalannya pertandingan.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar