Tri Tito Karnavian Dorong Siswa SMAN 9 Gowa Kembangkan Bakat dan Manfaatkan Teknologi untuk Belajar

- Kamis, 07 Mei 2026 | 12:55 WIB
Tri Tito Karnavian Dorong Siswa SMAN 9 Gowa Kembangkan Bakat dan Manfaatkan Teknologi untuk Belajar

Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Tri Tito Karnavian, mendorong para siswa SMAN 9 Gowa untuk aktif mengembangkan bakat dan potensi diri. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan waktu secara optimal melalui kegiatan membaca, belajar, dan memperluas wawasan.

"Kalian membaca, itu adalah salah satu usaha menginvestasikan diri kalian dengan ilmu pengetahuan. Kalau memang membaca tidak cukup, ambil juga misalnya kursus dan lain-lain. Pokoknya jangan berhenti kalian menambah skill kalian," ujar Tri dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (7/5/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Talkshow, Fun Learning, Parenting, Keterampilan, dan Lingkungan Sekolah yang digelar di SMAN 9 Gowa, Sulawesi Selatan, pada Selasa (5/5/2026). Dalam sambutannya, Tri menegaskan bahwa proses belajar tidak terbatas pada pelajaran di sekolah, melainkan juga mencakup pengembangan keterampilan lain, termasuk penguasaan bahasa asing. Menurutnya, kemampuan berbahasa, khususnya bahasa Inggris, menjadi krusial di tengah arus globalisasi yang semakin tanpa batas.

"Walaupun kita bukan orang berbahasa Inggris, tapi paling tidak kita mengerti. Atau kalau mau hebat lagi ditambah satu bahasa lagi. Ini sebetulnya untuk membuka kalian berkomunikasi dengan banyak kalangan," paparnya.

Di sisi lain, Tri mengingatkan para siswa untuk bijak dalam memanfaatkan kemajuan teknologi. Ia mendorong penggunaan perangkat digital sebagai sarana belajar dan pengembangan diri, bukan sekadar alat hiburan semata. "Nah, kalian dengan dunia yang baru sekarang, fasilitas sangat luar biasa. Tidak hanya gim, banyak kursus. Kemudian juga dengan gadget kalian. Kalian harus memanfaatkan paling tidak satu hari kalian minimal berapa menit untuk belajar," tuturnya.

Tidak hanya itu, Tri juga menyoroti pentingnya perencanaan dalam meraih cita-cita. Ia mengajak siswa untuk mulai menyusun langkah-langkah konkret, setidaknya dalam jangka pendek, guna mencapai tujuan yang diinginkan. Menurutnya, perubahan cita-cita di usia sekolah merupakan hal yang wajar. Namun, yang terpenting adalah kesiapan diri dan kesungguhan dalam berusaha.

"Kalian bisa rencanakan apa yang harus dilakukan. Yang pasti, jangan berhenti belajar. Belajar itu tidak hanya bagian Matematika, Fisika, Biologi dan lain-lain. Banyak hal yang bisa dipelajari secara formal di sekolah maupun di luar sekolah," tambahnya.

Lebih lanjut, Tri mengingatkan bahwa kesuksesan tidak semata-mata ditentukan oleh penampilan fisik, melainkan juga oleh kualitas diri seperti kecerdasan, sikap, dan kepribadian. Ia menegaskan bahwa kecantikan fisik saja tidak cukup dan perlu diimbangi dengan kecantikan yang lebih hakiki dan bertahan lama, seperti memiliki intelektualitas, karakter, dan moralitas yang baik.

"Tidak hanya cantik di luar, tapi juga cantik intelektual. Jadi tidak hanya mengandalkan cantik di luar, tapi untuk mendapatkan penghargaan dari orang lain," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Tri juga memotivasi para siswa untuk tidak bergantung pada orang lain dalam mengembangkan diri. Ia mendorong mereka untuk terus meningkatkan literasi, keterampilan, dan kepercayaan diri, serta memanfaatkan peluang di era digital untuk belajar dan berkembang. "Untuk memajukan diri kalian sendiri, jangan sampai sangat tergantung kepada sikap orang lain kepada kalian. Kalian harus memiliki kebebasan yang mempercayai diri dengan kemampuan kalian," pungkasnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar