Donald Trump punya kabar terkini soal Selat Hormuz. Presiden AS itu bilang, dialog dengan Iran ternyata membuahkan hasil. Menurutnya, selat yang vital itu bakal segera dibuka untuk lalu lintas kapal.
Ditanya wartawan soal waktu pastinya, Trump menjawab dengan nada optimis. "Itu akan segera dibuka, jika negosiasi dengan Iran terus berjalan lancar," ucap Trump.
Ia bahkan melangkah lebih jauh. Ke depannya, kontrol atas jalur pelayaran strategis itu tak akan dipegang satu pihak. Trump mengklaim Selat Hormuz akan berada di bawah kendali bersama Amerika Serikat dan Iran.
"Itu akan dikendalikan bersama," tegasnya.
Lalu ia menyebut pemimpin tertinggi Iran, dengan gaya khasnya yang tak terlalu formal. "Saya dan Ayatollah, siapa pun Ayatollah saat ini, siapa pun Ayatollah berikutnya," tambah Trump.
Namun begitu, pernyataannya tak cuma soal kerja sama. Ada juga nada keras. Trump menegaskan bahwa perubahan rezim di Iran bakal terjadi. Serangan dini hari yang menewaskan sejumlah petinggi senior Iran, katanya, akan memicu perubahan itu secara otomatis.
"Dan juga akan ada perubahan rezim yang sangat serius," imbuhnya.
Di sisi lain, Trump sempat menyisipkan pujian. Sebelumnya, ia menyebut pembicaraan di akhir pekan memberi harapan untuk mengakhiri konflik. "Tetapi kita berurusan dengan beberapa orang yang menurut saya sangat masuk akal, sangat solid," tutur Trump kepada Collins, sang wartawan.
Ia sepertinya merujuk pada figur-figur tertentu di internal Iran. "Orang-orang di dalam tahu siapa mereka, mereka sangat dihormati, dan mungkin salah satu dari mereka adalah orang yang tepat seperti yang kita cari."
Jadi, narasinya campur aduk. Di satu sisi ada isyarat kerja sama, di sisi lain ancaman perubahan rezim masih menggantung. Situasinya tetap rumit, seperti biasa.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Buka Akses Rekrutmen via Aplikasi MyPertamina
HBKB Diterapkan di HR Rasuna Said untuk HUT Jakarta, Dishub Sediakan 3.687 Slot Parkir dan Enam Jalur Alternatif
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pemerkosaan Santriwati, Terancam 15 Tahun Penjara
PKB Kecam Pemerkosaan oleh Pimpinan Ponpes di Pati, Desak Polisi Tindak Tegas Pelaku