Kapolres Seribu Ingatkan Siswa: Bullying Bukan Candaan, Laporkan!

- Selasa, 09 Desember 2025 | 18:40 WIB
Kapolres Seribu Ingatkan Siswa: Bullying Bukan Candaan, Laporkan!

Di sebuah pagian di Pulau Pramuka, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Argadija Putra menyapa siswa-siswi SMPN 133 Jakarta. Kunjungannya bukan sekadar seremonial. Ia datang dengan misi jelas: membuka mata para pelajar tentang bahaya laten perundungan atau bullying yang sering kali disamarkan sebagai candaan.

"Bullying itu bukan sekadar bercanda," tegas Argadija, Selasa (9/12/2025).

"Bisa melukai hati, menimbulkan trauma, dan merusak masa depan anak."

Ini adalah bagian dari program Police Goes to School yang digelar Polres setempat. Fokusnya satu, mencegah aksi bullying menjangkit lingkungan sekolah. Menurut Argadija, kasusnya kini makin marak dan kerap dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat serius. Dia mengingatkan, kekerasan itu tak lagi cuma fisik. Bentuknya bisa verbal, bahkan merambah ke dunia maya lewat cyberbullying di media sosial.

"Siapa pun yang jadi korban atau melihat kejadian itu harus berani melapor," ujarnya di hadapan para siswa dan guru.

Dia menekankan, sekolah harus jadi zona yang aman dan nyaman. Untuk itu, peran guru, orang tua, dan teman sebaya sangat krusial. Tak boleh ada lagi pengabaian terhadap perilaku kekerasan, sekecil apapun itu.

"Diam terhadap bullying berarti membiarkan teman kita terus terluka," tegas Kapolres.

"Jangan takut, jangan ragu, laporkan kepada pihak sekolah, guru, atau Bhabinkamtibmas di wilayah kalian."

Larangan Lain: Dari Narkoba Sampai Judol

Selain soal perundungan, Argadija juga menyelipkan peringatan keras. Dia mengimbau pelajar untuk menjauhi narkoba, tawuran, dan judi online atau judol yang makin gencar menyasar anak sekolah.

"Sekecil apa pun ajakan negatif, jangan coba-coba," katanya.

"Pilihan kalian hari ini menentukan masa depan kalian."

Pihak sekolah sendiri menyambut hangat inisiatif ini. Mereka berharap kolaborasi dengan Polres Kepulauan Seribu bisa memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan kenakalan remaja di bangku sekolah. Pada akhirnya, program seperti Police Goes to School ini menunjukkan komitmen kepolisian untuk lebih dekat dengan dunia pendidikan. Bukan cuma menindak, tapi juga mendidik dan melindungi generasi muda.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler