Dokter Icha Dimakamkan, Keluarga Ungkap Percakapan Terakhir soal Intimidasi Anggota DPRD

- Rabu, 01 Juli 2026 | 23:18 WIB
Dokter Icha Dimakamkan, Keluarga Ungkap Percakapan Terakhir soal Intimidasi Anggota DPRD

Ratusan pelayat dari berbagai kalangan memadati rumah duka dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni di Desa Baumata Barat, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Senin (29/6/2026). Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada dokter yang akrab disapa Icha itu sebelum dimakamkan.

Dokter Icha ditemukan meninggal di rumahnya. Ia diduga mengalami tekanan psikologis setelah diintimidasi tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) terkait penanganan pasien yang tergigit ular berbisa. Ketiga anggota dewan tersebut adalah Veronika Lake dari PDI Perjuangan, Teres Lasaka dari Partai Golkar, dan Nobertu Bani dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Prosesi pemakaman diawali misa requiem yang dipimpin Romo Valens Boy bersama sejumlah pastor. Tangis keluarga, kerabat, dan pelayat pecah saat peti jenazah diberangkatkan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Kasih Liliba, Kota Kupang.

Di tengah prosesi, ibunda korban, Nur Azizah, menceritakan percakapan terakhir dengan putrinya. Dengan suara bergetar dan tak kuasa menahan tangis, ia mengaku masih ingat jelas curahan hati anaknya saat menelepon.

"Saya ingat anak saya menelepon, menangis, menjerit, mengatakan 'Mama, saat ini saya sedang diintimidasi oleh anggota dewan. Saat ini saya capai loh, Mama. Saya sudah bekerja sesuai SOP, bahkan saya paham SOP dan saya langsung konsultasi dengan dokter ahli bisa ular yang ada di Indonesia satu-satunya, yaitu dokter Maharani, tetapi ternyata beliau-beliau mungkin merasa lebih hebat'," ucapnya.

"Seharusnya SOP itu tidak dipegang sembarang orang. Ini SOP pelayanan kesehatan yang berhak memegang adalah yang menjalankan teknisnya, tenaga kesehatan, bukan beliau-beliau yang berkuasa," lanjutnya.

Nur Azizah mengatakan cerita itu menjadi kenangan yang membekas. Menurutnya, putrinya telah berupaya menjalankan tugas sebagai tenaga kesehatan sesuai prosedur operasional standar (SOP) serta berkonsultasi dengan dokter kompeten di bidang penanganan bisa ular.

Kasus dokter Icha masih menjadi perhatian publik. Berbagai pihak meminta dugaan intimidasi terhadap tenaga kesehatan itu diusut tuntas sesuai hukum.

Prosesi pemakaman berlangsung khidmat hingga jenazah diberangkatkan ke TPU Kristen Kasih Liliba. Keluarga berharap seluruh proses kasus ini berjalan objektif, memberikan kepastian hukum, dan menjawab harapan masyarakat akan penegakan keadilan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags