Viral di media sosial unggahan yang menyebut seorang mahasiswa Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta diduga mengenakan pakaian perempuan dan masuk ke toilet perempuan. Informasi itu diunggah oleh sebuah akun yang mempertanyakan aksi tersebut, disertai keresahan mahasiswa terkait pelanggaran norma agama, sosial, dan kode etik universitas. Mahasiswa tersebut disebut sebagai mahasiswa aktif Program Studi Sarjana Psikologi.
Menanggapi hal itu, Unisa Yogyakarta mengeluarkan keterangan resmi dan menyatakan tengah membina mahasiswa yang berpenampilan tidak sebagaimana mestinya tersebut.
"Sebagai institusi pendidikan, kami selalu mengedepankan pembinaan sebagai langkah awal dalam setiap proses penanganan pelanggaran," kata Wakil Rektor III Unisa Yogyakarta Prof. Dr. Mufdlilah, S.SIT., M.Sc., dalam keterangan resminya, Selasa (30/6).
"Namun pada saat yang sama, Unisa Yogyakarta memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas tata tertib, nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, dan kehidupan kampus yang menjadi komitmen bersama seluruh sivitas akademika," ujarnya.
Kampus menyebut terus melakukan penguatan sistem pembinaan kemahasiswaan, sosialisasi tata tertib, penguatan karakter, serta evaluasi kebijakan untuk memastikan lingkungan kampus yang aman, tertib, dan kondusif. Unisa juga mengajak seluruh pihak menyikapi informasi secara bijaksana, mengedepankan tabayyun, serta menghindari penyebaran identitas pribadi maupun perundungan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Menurutnya, penegakan aturan ini tetap harus menghormati martabat manusia, etika, dan prinsip pendidikan yang berkeadaban.
Artikel Terkait
Unisa Yogyakarta DO Dua Mahasiswa Terbukti Asusila
Ketika Sejarah Berhenti Mengetuk Pintu Kampus
Ketika Sejarah Mencari Aktor Baru: Tantangan Mahasiswa di Tengah Perubahan Zaman
Saat Sejarah Mencari Aktor Baru: Apakah Mahasiswa Masih Layak Memegang Estafet Perubahan?