Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berbalik menguat pada perdagangan hari ini, setelah kemarin anjlok 3,05 persen ke level 5.643,19. Pelemahan tersebut diiringi aksi jual bersih asing yang mencapai Rp1,21 triliun, dengan saham BBCA, BBRI, BMRI, ASII, dan AADI menjadi yang paling banyak dilepas.
Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya, Rabu (2/7/2026), menyebut IHSG berpotensi rebound. Menurutnya, support indeks berada di kisaran 5.500-5.600, sementara resistance di rentang 5.800-5.950.
Fanny juga merekomendasikan enam saham yang dapat menjadi pilihan investor, dengan strategi speculative buy. Berikut rinciannya:
Rekomendasi Saham
BIPI: area beli Rp107-Rp112, cutloss di bawah Rp107, target dekat Rp117-Rp125.
VKTR: area beli Rp468, cutloss di bawah Rp460, target dekat Rp480-Rp490.
ESSA: area beli Rp515, cutloss di bawah Rp505, target dekat Rp530-Rp550.
HRTA: area beli Rp1.685, cutloss di bawah Rp1.660, target dekat Rp1.725-Rp1.735.
PTBA: area beli Rp2.260-Rp2.290, cutloss di bawah Rp2.250, target dekat Rp2.320-Rp2.360.
RAJA: area beli Rp3.600, cutloss di bawah Rp3.500, target dekat Rp3.700-Rp3.900.
Artikel Terkait
IHSG Dibuka Melemah, Rupiah Stagnan di Rp17.957 per Dolar AS
IHSG Rawan Koreksi ke Rentang 5.472-5.540, Simak Rekomendasi Saham
IHSG Hadapi Juli dengan Rekor Terburuk, Pola Positif Diuji
OJK Minta Investor Tetap Rasional di Tengah Viral Isu Pidato Prabowo dan Koreksi IHSG