Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Tantang Kanada di 16 Besar

- Selasa, 30 Juni 2026 | 15:25 WIB
Maroko Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti, Tantang Kanada di 16 Besar

Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia setelah menyingkirkan Belanda melalui adu penalti dengan skor 3-2 di Monterrey, Senin (29/6/2026). Pertandingan yang berlangsung sengit itu harus diselesaikan hingga babak perpanjangan waktu setelah kedua tim bermain imbang 1-1.

Kiper Maroko, Yassine Bounou, menjadi pahlawan setelah memblokir tendangan penalti keempat Belanda yang dieksekusi Crysencio Summerville. Ismael Saibari kemudian mencetak gol penentu yang mengunci kemenangan Maroko.

Dengan hasil ini, Maroko akan berhadapan dengan Kanada di Houston pada Sabtu mendatang. Pertandingan sebelumnya berjalan dramatis setelah Issa Diop menyamakan kedudukan pada menit pertama injury time babak kedua.

Belanda sempat unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo pada pertengahan babak kedua. Pemain Liverpool itu tampil hanya beberapa hari setelah pasangannya mengonfirmasi kematian calon bayi laki-laki mereka. Gakpo langsung terduduk di lapangan dan terlihat emosional saat rekan-rekannya memeluknya.

Namun, Maroko memaksakan perpanjangan waktu setelah Diop yang tak terkawal menyundul umpan silang pemain pengganti, Chemsdine Talbi. Sepanjang laga, Maroko menciptakan lebih banyak peluang meski kedua tim bermain agresif dan menguji kesabaran wasit asal Brasil, Wilton Sampaio.

Peluang pertama Maroko datang pada menit ke-20 saat Neil El Aynaoui menyundul bola dari tendangan sudut Achraf Hakimi, tetapi kiper Belanda Bart Verbruggen melakukan penyelamatan refleks. Verbruggen kembali menggagalkan tendangan keras Hakimi beberapa saat kemudian.

Ketegangan meningkat pada pertengahan babak pertama ketika Saibari lolos dari hukuman kartu setelah menyikut wajah Jan Paul van Hecke. Belanda mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menciptakan peluang emas. Upaya terbaik mereka datang dari tendangan jarak jauh Micky van de Ven yang ditepis Bounou pada menit ke-44.

Van Hecke terus menjadi pusat perhatian di lini pertahanan Belanda. Setelah kepalanya terluka akibat benturan, ia melakukan tekel keras yang menjatuhkan El Aynaoui menjelang turun minum. Menjelang akhir babak pertama, Saibari gagal menyambut umpan silang yang melintas di depan gawang Belanda.

Babak Kedua yang Menegangkan

Drama berlanjut di babak kedua dengan jual beli serangan. Pelatih Belanda Ronald Koeman memasukkan Wout Weghorst setelah jeda minum, yang langsung memberikan dampak. Weghorst menyundul bola panjang untuk membuka ruang bagi Summerville, yang kemudian mengirim umpan silang kepada Gakpo untuk mencetak gol.

Belanda yang dikomandoi Virgil van Dijk tampak akan memenangi laga, tetapi sundulan Diop membuyarkan kemenangan di depan mata. Maroko nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-96 ketika Soufiane Rahimi lolos dari jebakan offside, namun Verbruggen kembali melakukan penyelamatan gemilang.

Belanda bertahan hingga adu penalti. Meski penendang pertama Maroko, El Aynaoui, gagal karena membentur mistar, tim asal Afrika Utara itu bangkit dan memenangi pertandingan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags