Ahmad Dhani Bekali Shafeea Hadapi Hujatan Warganet: Jangan Peduli yang Dungu

- Rabu, 06 Mei 2026 | 22:35 WIB
Ahmad Dhani Bekali Shafeea Hadapi Hujatan Warganet: Jangan Peduli yang Dungu

Musisi Ahmad Dhani memiliki pendekatan tersendiri dalam membentengi mental putrinya, Shafeea Ahmad, dari derasnya komentar negatif warganet di media sosial. Sebagai anak dari figur publik, Shafeea dinilai tak akan pernah lepas dari sorotan publik, termasuk hujatan yang kerap datang dari berbagai arah.

Suami Mulan Jameela itu mengaku selalu memberikan pemahaman kepada sang putri mengenai karakter masyarakat di dunia maya yang sangat beragam. Menurutnya, keberagaman tersebut menjadi kenyataan yang harus dimaklumi.

“Ya, saya sih selalu kasih pengertian-pengertian ya bahwa netizen itu kan macam-macam ya. Ada yang beradab, ada yang nggak punya adab ya,” ujar Ahmad Dhani saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (6/5/2026).

Pentolan band Dewa 19 itu menilai perilaku netizen sering kali mencerminkan latar belakang pendidikan serta etika masing-masing. Ia menganggap hujatan yang diterima Shafeea maupun keluarganya sebagai hal yang lumrah terjadi di tengah masyarakat yang heterogen.

“Ada yang kelas pendidikannya baik, ada yang kelas pendidikannya jelek. Jadi harus dimaklumi kalau ada netizen yang memang pendidikannya rendah, adabnya kurang gitu, atau jahat ya karena ada yang jahat banget,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Dhani turut menyinggung soal tingkat kecerdasan rata-rata netizen Indonesia. Ia menilai hal tersebut menjadi salah satu pemicu banyaknya komentar yang tidak berdasar. Meski demikian, ia menyadari dirinya tidak bisa mengontrol komentar warganet agar sesuai dengan harapan.

“Kita tidak bisa membuat netizen menjadi ber-IQ normal gitu. Ya seperti kita tahu kan Indonesia kan ratingnya agak ke bawah soal IQ kan jadi ya kita harus maklum gitu,” ujar Dhani.

Untuk memastikan mental sang putri tetap kuat, Dhani bahkan memperlihatkan isi pesan singkat yang dikirimkannya kepada Shafeea. Dalam pesan tersebut, ia memberikan nasihat yang cukup tegas agar Shafeea tidak memusingkan komentar dari orang-orang yang ia sebut sebagai kelompok “dungu”.

“Kamu tahu Ayah barusan (kemarin) jumpa pers semua kebenaran untuk yang IQ-nya kelas di atas 90. Jadi kebenaran itu hanya untuk IQ kelas di atas 90. Kamu nggak usah peduli sama yang dungu. What doesn’t kill you make you stronger,” kata Dhani membacakan isi pesannya untuk Shafeea.

Bagi Dhani, prinsip tersebut telah menjadi pegangan hidupnya selama puluhan tahun berkarier di industri hiburan, meski terus menghadapi upaya pembunuhan karakter. Ia berharap sang anak dapat mewarisi mental baja tersebut dalam menghadapi kerasnya dunia digital.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar