Suasana pagi di perairan dekat pelabuhan Makassar mendadak berubah jadi riuh, Minggu (22/3/2026). Penyebabnya? Penampakan beberapa ekor hiu berukuran besar yang berenang santai di permukaan laut. Kejadian yang jarang ini langsung menyebar lewat media sosial, berawal dari video yang diunggah seorang warga.
Dalam rekaman itu, setidaknya dua ekor hiu terlihat jelas. Mereka tampak tenang, namun ukurannya yang luar biasa besar langsung menarik perhatian. Menurut sejumlah saksi, penampakan seperti ini memang tak biasa.
Nah, dari ciri fisiknya, hiu-hiu ini diduga kuat adalah hiu penjemur atau basking shark. Jenis ini termasuk yang terbesar di dunia, lho. Kebiasaan mereka muncul ke permukaan bukan tanpa alasan. Mereka sedang "berjemur" sambil menyaring plankton makanan utama mereka dari air laut.
Mungkin Lagi Dalam Perjalanan
Lantas, apa yang bikin mereka muncul di sini? Kemungkinan besar, ini terkait pola migrasi alami. Para ahli bilang, basking shark memang suka berpindah, mengikuti arus dan ketersediaan plankton di lautan. Meski kamera hanya menangkap dua individu, bisa saja ada lebih banyak lagi di bawah sana yang tak terekam.
Fenomena ini, mau tak mau, bikin warga penasaran sekaligus waswas. Bayangkan saja, melihat ikan sebesar itu dari dekat. Padahal, mereka dikenal tidak agresif.
Damai, Tapi Jangan Coba-coba
Secara umum, hiu penjemur memang tidak berbahaya bagi manusia. Mereka bukan predator yang mengincar daging. Makanan mereka cuma plankton dan organisme kecil lain di air.
Tapi begitu, masyarakat tetap diminta untuk menjaga jarak. Jangan coba-coba mendekat atau mengganggu mereka. Ini demi keselamatan kedua belah pihak, si hiu dan kita.
Di sisi lain, kemunculan mereka justru membawa kabar baik. Ini jadi penanda bahwa ekosistem perairan Makassar masih cukup sehat. Masih mampu menopang kehidupan satwa besar semacam itu. Cukup menghibur, bukan?
Artikel Terkait
Mantan Pj Gubernur Sulsel Dipanggil Lagi untuk Periksa Lanjutan Kasus Korupsi Bibit Nanas Rp50 Miliar
DPRD Kaltim Bentuk Pansus Hak Angket Usut Dugaan Pelanggaran Kebijakan Gubernur Rudy Masud
TAUD Nilai Sidang Penyiraman Air Keras di Pengadilan Militer Penuh Kejanggalan dan Tak Imparsial
Indonesia Duduki Peringkat Kedua Emisi Metana Sektor Energi Fosil di Asia Selatan dan Tenggara