Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil ditutup di zona hijau pada perdagangan Kamis, 7 Mei 2026, dengan mencatatkan penguatan signifikan sebesar 81,85 poin atau 1,15 persen ke level 7.174,32. Pergerakan indeks saham sepanjang hari menunjukkan volatilitas yang cukup positif, di mana pada awal sesi perdagangan IHSG dibuka di posisi 7.160 dan sempat menyentuh level tertingginya di angka 7.207,07.
Aktivitas transaksi di bursa efek pada hari itu tercatat cukup deras. Data menunjukan volume perdagangan mencapai 39,6 miliar saham dengan nilai transaksi total sebesar Rp22,7 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 370 saham berhasil menguat, sementara 315 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 274 saham tercatat stagnan.
Sementara itu, sejumlah indeks sektoral juga mencatatkan kinerja yang menggembirakan. Indeks LQ45 misalnya, naik 1,62 persen ke level 693, diikuti oleh indeks IDX30 yang melesat 2,12 persen ke posisi 388. Indeks MNC36 menjadi yang tertinggi dengan kenaikan 2,66 persen ke level 304, sedangkan indeks JII menguat lebih moderat sebesar 0,39 persen ke angka 472.
Mayoritas sektor saham bertahan di zona hijau, meliputi sektor konsumer non siklikal, konsumer siklikal, keuangan, infrastruktur, properti, industri, teknologi, dan kesehatan. Namun, di sisi lain, tekanan jual terlihat pada sektor energi, bahan baku, serta transportasi yang kompak melemah dan menjadi penahan laju indeks lebih tinggi.
Dari jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) memimpin dengan melonjak 35 persen ke harga Rp162. Disusul oleh PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) yang naik 34,15 persen ke Rp220, dan PT Olympus Strategic Indonesia Tbk (NATO) yang menguat 25 persen ke posisi Rp775.
Di kubu sebaliknya, saham-saham yang menjadi top losers antara lain PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Tbk (XBLQ) yang turun 13,65 persen ke Rp405, PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) yang melemah 11,90 persen ke Rp111, serta PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) yang terkoreksi 11,76 persen ke level Rp4.200.
Artikel Terkait
IHSG Ditutup Menguat 1,15 Persen ke 7.174, Saham DPUM dan ESIP Puncaki Top Gainer
HM Sampoerna Sewakan Pabrik dan Gudang ke Philip Morris Indonesia Senilai Rp347,5 Miliar
RATU Proyeksikan Laba Melonjak 117 Persen Usai Akuisisi Aset Migas
IHSG Ditutup Menguat 0,36 Persen ke 7.117,98, Sektor Keuangan Justru Melemah