Presiden Amerika Serikat Donald Trump punya usulan mengejutkan terkait Selat Hormuz. Dia mengusulkan agar selat strategis itu dikelola bersama oleh Iran dan AS. Ini disampaikannya di sela-sela klaim bahwa pembicaraan antara Washington dan Teheran sedang berlangsung.
"Kita akan lihat ke mana arahnya," ujar Trump kepada para wartawan, dengan nada yang khas.
Dia tampak optimis. "Kalau pembicaraan berjalan mulus, perang bisa diakhiri. Selat Hormuz pun bisa dibuka kembali dengan cepat," tambahnya.
Namun begitu, Trump enggan menyebutkan siapa sebenarnya negosiator dari pihak Iran itu. Dia hanya berkilah bahwa Washington sedang berbicara dengan "orang penting" dari Negeri Mullah tersebut. Yang jelas, menurutnya, itu bukan Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
Artikel Terkait
PNM Perluas Akses Air Bersih dan Sanitasi di 28 Titik untuk Dongkrak Ekonomi Warga
Arus Balik Lebaran Mulai Padati Tol Jakarta-Cikampek, Sistem Satu Arah Dimulai Siang Ini
KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Indonesia, Lakukan Latihan Bersama di Selat Sunda
IEA Desak Penerapan WFH dan Ganjil-Genap Atasi Lonjakan Harga Energi Global