Salah satu pendiri AirAsia, Tony Fernandes, tengah bersiap meluncurkan maskapai penerbangan baru di tengah gejolak industri penerbangan global. Rencana ini terungkap dalam sebuah wawancara yang dikutip dari laporan Bloomberg pada Jumat (8/5/2026), di mana Fernandes mengindikasikan bahwa pengumuman resmi terkait maskapai anyar tersebut kemungkinan akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.
Dalam persiapan menuju peluncuran itu, Fernandes menyatakan bahwa AirAsia akan memindahkan sebagian armada pesawatnya untuk mendukung operasional bisnis baru tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi ekspansi yang lebih luas di tengah tekanan industri yang sedang bergejolak.
Di sisi lain, AirAsia juga tengah mempersiapkan penerbitan obligasi senilai 600 juta dolar Amerika Serikat. Selain itu, maskapai yang berbasis di Malaysia ini sedang menjalin negosiasi dengan sejumlah bank di Malaysia untuk memperoleh pinjaman refinancing yang diharapkan mampu menekan biaya bunga secara signifikan.
Langkah korporasi tersebut beriringan dengan pengumuman pesanan pasti sebanyak 150 unit jet Airbus A220 yang diproduksi di Kanada. AirAsia juga memegang opsi untuk membeli 150 unit versi lebih besar dari jet tersebut, jika Airbus memutuskan untuk memproduksinya di masa mendatang.
Namun, perlu dicatat bahwa AirAsia baru-baru ini mengurangi jumlah penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar. Kondisi ini dipicu oleh eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel di Iran, yang secara langsung mengganggu stabilitas pasar minyak global.
Meskipun menghadapi tekanan eksternal, Fernandes tetap optimistis. Dalam pernyataannya bulan lalu, ia menegaskan bahwa permintaan penerbangan masih tinggi dan ia yakin AirAsia akan keluar sebagai entitas yang lebih kuat setelah krisis berakhir. Keyakinan ini menjadi landasan bagi langkah ekspansi yang tengah dirancang, termasuk peluncuran maskapai baru yang dinanti-nantikan.
Artikel Terkait
KPK Perpanjang Penahanan Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas 30 Hari
Polri Peringatkan Masyarakat soal Maraknya Judi Bola dan Penipuan Tiket Nobar saat Piala Dunia 2026
Kemenhaj Bentuk Satgas Haji Nonprosedural, Cegah 20 Ribu Kasus Ilegal Per Tahun
Gubernur Pramono Segera Putuskan Tarif Baru Transjabodetabek Rute Blok M-Bandara Soetta