Di sisi lain, pemerintah juga melakukan sejumlah persiapan teknis. Penambahan lajur darurat, contohnya, akan diterapkan di ruas-ruas padat seperti Jakarta-Cikampek dan Tangerang-Merak. Tujuannya jelas: mengurai kemacetan yang sudah bisa diprediksi bakal terjadi.
Kalau bicara infrastruktur secara keseluruhan, kondisi jalan nasional non-tol saat ini terpantau cukup mantap. Angkanya mencapai 93,65 persen dari total panjang 47 ribu kilometer lebih. Sementara jaringan tol yang sudah beroperasi mencakup sekitar 3.115 km.
Oh ya, masih ada kabar tambahan. Beberapa ruas tol baru dipastikan akan beroperasi juga pada triwulan akhir tahun 2025. Sebut saja ruas Kamal-Teluknaga-Rajeg dan penambahan junction di tol Palembang-Betung. Ruas Tangerang-Merak juga akan mendapat tambahan lajur baru.
Untuk kenyamanan pengendara, fasilitas pendukung terus dilengkapi. Saat ini sudah ada 136 Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) serta 189 SPKLU yang siap melayani. Menjelang Nataru, sejumlah TIP baru di Sumatera dan Jawa yang masih dalam konstruksi akan difungsikan sementara. Jadi, harapannya perjalanan mudik tahun depan bisa lebih nyaman dan lancar.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas