David Ellison, CEO Paramount, mengaku sudah berbicara dengan Trump.
"Kami melakukan pembicaraan hebat dengan Presiden," ujarnya.
Tapi ia berhati-hati, tidak mau berbicara mewakili sang pemimpin negara. Situasinya jadi serba tidak pasti.
Analisis di Wall Street sebenarnya melihat merger Paramount dan Warner Bros sangat masuk akal secara bisnis. Gabungan keduanya bisa melahirkan kekuatan baru yang cukup tangguh untuk menghadapi Disney dan Netflix sekaligus. Tampaknya, ini bukan sekadar perang tawaran, tapi juga pertarungan pengaruh dan strategi panjang.
Kini, semua mata tertuju pada para pemegang saham Warner Bros. Mereka yang akan menentukan akhir dari drama ini dan memutuskan siapa pemilik baru bagi warisan legendaris seperti Harry Potter.
Artikel Terkait
Mentan Zulhas Pastikan Konflik Timur Tengah Tak Pengaruhi Ketahanan Pangan Nasional
Laba Bersih Bank Jago Melonjak 114% pada 2025, Didorong Pertumbuhan Nasabah
RUU Hak Cipta Usulkan Karya Jurnalistik Dilindungi Hak Eksklusif dan Royalti
Pemerintah Rencanakan Pagar Raksasa untuk Atasi Konflik Gajah-Manusia di Way Kambas