Gempa dan banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, membuat banyak pihak bergerak cepat. Di tengah situasi darurat ini, Pertamina Patra Niaga mengklaim telah menyiagakan seluruh sumber dayanya. Tujuannya jelas: mendukung penanganan bencana dan memastikan pasokan energi tidak terputus.
Menurut Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, langkah cepat ini mutlak diperlukan. "Kehadiran energi, terutama BBM, sangat krusial di saat-saat seperti ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi penanggulangan bencana mulai dari transportasi logistik, evakuasi warga, hingga layanan darurat lainnya sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Tanpa itu, semuanya bisa mandek.
Nah, untuk mempermudah koordinasi, perusahaan menyediakan saluran komunikasi khusus. Instansi atau lembaga yang terlibat dalam penanganan bencana di tiga provinsi itu bisa menghubungi nomor 0822-7692-9620. Dengan cara ini, harapannya, permintaan dukungan energi bisa lebih responsif dan tepat sasaran.
Di sisi lain, bagi masyarakat umum yang ingin mengetahui ketersediaan BBM dan LPG di lokasi terdampak, Pertamina menyilakan menghubungi Contact Center 135. Ini penting agar informasi yang beredar di masyarakat akurat dan tidak menimbulkan kepanikan.
Mars Ega menegaskan, seluruh tim operasional di lapangan tetap dalam kondisi siaga penuh. Mereka siap memberikan dukungan terbaik di tengah kondisi yang serba tidak menentu ini. Upaya pemulihan memang masih panjang, namun setidaknya dengan suplai energi yang terjaga, proses evakuasi dan bantuan bisa berjalan lebih lancar.
Artikel Terkait
Lonsum Bagikan Dividen Rp83 per Saham, Naik 28 Persen Berkat Lonjakan Harga CPO
Kemenkeu Pastikan Penerbitan Perdana Panda Bond Digeser ke Akhir Juli 2026
Delta Djakarta Bagikan Dividen Rp144,9 Miliar, Naik 5 Persen dari Tahun Sebelumnya
Pemerintah Akan Umumkan Keputusan Harga Gas Industri dalam 1-2 Hari untuk Cegah PHK Massal