Gempa dan banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, membuat banyak pihak bergerak cepat. Di tengah situasi darurat ini, Pertamina Patra Niaga mengklaim telah menyiagakan seluruh sumber dayanya. Tujuannya jelas: mendukung penanganan bencana dan memastikan pasokan energi tidak terputus.
Menurut Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, langkah cepat ini mutlak diperlukan. "Kehadiran energi, terutama BBM, sangat krusial di saat-saat seperti ini," ujarnya.
Ia menjelaskan, operasi penanggulangan bencana mulai dari transportasi logistik, evakuasi warga, hingga layanan darurat lainnya sangat bergantung pada ketersediaan bahan bakar. Tanpa itu, semuanya bisa mandek.
Artikel Terkait
Pemerintah Diimbai Siapkan Ruang Fiskal Lebih Besar Antisipasi Dampak Krisis Global
IHSG Bangkit 1,80% Usai Anjlok, Analis Ingatkan Masih Technical Rebound
IHSG Melonjak 2,14% di Awal Perdagangan, Seluruh Sektor Berbalik Hijau
Reli Saham Asia Dipicu Sinyal Redupnya Ketegangan AS-Iran