Dewa United Dikabarkan Pindah Markas ke Sumatera Utara, Klub Lain Juga Incar Daerah Baru

- Selasa, 28 April 2026 | 08:30 WIB
Dewa United Dikabarkan Pindah Markas ke Sumatera Utara, Klub Lain Juga Incar Daerah Baru

HARIAN, MEDAN – Angin perpindahan homebase kembali berembus kencang di sepak bola Indonesia. Kali ini, Dewa United jadi salah satu yang disebut-sebut bakal angkat kaki dari Banten. Tujuannya? Sumatera Utara.

Kabar ini mulai menguat setelah CEO Dewa United, Ardian Satya Negara, terlihat hadir di Stadion Utama Sumatera Utara (SUSU). Momen itu terjadi saat PSMS Medan menjamu Adhyaksa FC, Sabtu (25/4/2026) lalu. Wajar kalau banyak yang langsung berspekulasi: apa iya Dewa United benar-benar pindah?

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara, M. Mafullah Daulay, buka suara soal ini. Ia mengakui memang ada minat dari beberapa klub. Tapi, jangan buru-buru menyimpulkan.

“Sampai sekarang untuk final komunikasi itu belum ada,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Menurut Mafullah, selain Dewa United, ada juga klub lain yang lagi-lagi melirik Sumut sebagai markas baru. Tapi semua masih sebatas penjajakan. Belum ada yang resmi. Ia lalu membeberkan keunggulan daerahnya.

“Pemprov memiliki hunian Wisma yang standar untuk atlet, tempat latihan seperti Stadion Mini Pancing, Stadion Madya dengan dua lapangan standar internasional, dan Stadion Utama,” jelasnya.

Ia menambahkan, dari segi fasilitas, Sumut bisa dibilang unggul dibanding provinsi lain di luar Jawa. Setidaknya untuk urusan sarana prasarana sepak bola.

Bukan Cuma Dewa United yang Mau Pindah

Nah, fenomena ini ternyata nggak cuma terjadi pada Dewa United. Beberapa klub lain juga dikabarkan bakal melakukan hal serupa. RANS Nusantara FC misalnya, disebut-sebut akan pindah ke Nusa Tenggara Barat (NTB). Sementara Adhyaksa FC kabarnya berminat ke Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua PSSI NTB, H. Suhaimi, menyambut baik rencana kedatangan RANS. Menurutnya, ini bisa jadi angin segar buat perkembangan sepak bola di sana.

“Tentunya sangat bermanfaat untuk kemajuan sepak bola NTB,” katanya.

Ia juga bilang, pihaknya bakal menyiapkan stadion berstandar nasional atau bahkan internasional sebagai markas RANS nantinya.

Di sisi lain, Gubernur NTT, Emaniel Melkiades Laka Lena, juga angkat bicara soal Adhyaksa FC. Ia mengaku sudah ada komunikasi awal dengan Asprov PSSI NTT. Peluangnya, kata dia, cukup terbuka lebar.

“Komunikasi awal dengan Asprov PSSI NTT sudah dilakukan, dan peluang dinilai sangat terbuka,” tulis Emanuel di akun Instagram pribadinya.

Ia optimistis klub tersebut bakal segera resmi bermarkas di Kota Kupang.

Harapan di Balik Rumor Relokasi

Musim ini, Dewa United masih setia menggunakan Banten International Stadium. Julukan mereka pun tak lepas dari identitas daerah: Banten Warriors. Tapi kalau benar pindah ke Sumut, banyak yang berharap klub ini bisa memanfaatkan fasilitas yang lebih baik. Dan pada akhirnya, membantu pengembangan sepak bola di wilayah barat Indonesia.

Namun begitu, Mafullah Daulay kembali mengingatkan. Semua masih abu-abu. Belum ada kontrak, belum ada tanda tangan.

“Ada (klub yang mau bermarkas di Sumut). Tetapi kan kami yang namanya belum berkontrak, ya kami belum bisa sampaikan,” pungkasnya.

Proses negosiasi masih berjalan. Dan sampai semuanya resmi, publik cuma bisa menunggu.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar