Benteng GBH Runtuh, PSM Makassar Tersungkur di Kandang Sendiri

- Minggu, 15 Februari 2026 | 14:00 WIB
Benteng GBH Runtuh, PSM Makassar Tersungkur di Kandang Sendiri

PAREPARE – Dulu, Stadion Gelora BJ Habibie di Parepare punya reputasi mengerikan. Bagi tim tamu, tempat ini bagai neraka yang sulit ditaklukkan. Tapi sekarang? Keangkerannya seakan menguap begitu saja. Markas kebanggaan PSM Makassar ini jelas sedang mengalami pergeseran status yang dramatis.

Sungguh ironis. Dulu jadi benteng kokoh pengantar juara, kini berubah jadi ladang empuk bagi lawan untuk mendulang poin di Super League 2025/2026. Padahal, memori manis musim 2022/2023 masih begitu segar. Kala itu, GBH adalah saksi bisu keperkasaan Pasukan Ramang merengkuh gelar. Rekor kandang mereka hampir sempurna; cuma Madura United dan Persija Jakarta yang bisa bawa pulang poin dari sini.

Namun begitu, segalanya berubah drastis di musim ini. Keangkeran GBH luntur seketika. Dari 11 laga kandang, anak asuh Tomas Trucha cuma menang dua kali. Hasilnya? Lima imbang dan empat kekalahan yang menyakitkan hati suporter.

Tak tanggung-tanggung, empat tim sudah sukses mempermalukan PSM di rumah sendiri: Dewa United, Arema FC, Malut United, dan Bali United. Belum lagi tim-tim seperti Persijap, Madura United, Persebaya, PSIM, sampai Semen Padang yang berhasil memaksa imbang dan kabur dengan satu poin. Praktis, pesta kemenangan cuma terjadi saat mereka menumbangkan PSBS Biak dan Persija Jakarta.

Laga terbaru, Sabtu (14/2/2026) lalu, jadi puncak kekecewaan. Di hadapan publik Parepare, PSM dipaksa menyerah telak 0-2 oleh Dewa United.

Bek muda mereka, Daffa Salman, mengakui kesulitan yang dihadapi. “Kami sudah kerja keras,” ujarnya. Tapi bermain dengan 10 orang setelah kartu merah membuat segalanya berantakan.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar