Derrick Michael Xzavierro resmi mengawali karier profesionalnya dengan bergabung bersama Saga Ballooners, klub yang berlaga di kasta tertinggi Liga Basket Jepang, B.League Premier. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi pebasket andalan Tim Nasional Indonesia yang sebelumnya menghabiskan empat tahun sebagai student-athlete di Amerika Serikat.
Pemain kelahiran Jakarta, 1 April 2003, itu sebelumnya memperkuat Grand Canyon University dan Long Beach State University di kompetisi NCAA Division I. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana pada Mei 2026, Derrick yang akrab disapa DMX akan memulai musim profesional pertamanya pada Agustus 2026.
“Langkah ini menjadi momen penting setelah empat tahun sebagai student-athlete NCAA Division I. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana pada Mei 2026, saya siap memasuki babak baru sebagai pemain basket profesional mulai Agustus 2026,” ujar Derrick dalam keterangan resmi yang diterima, Jumat (12/6/2026).
Ia mengaku bangga mendapat kesempatan bermain di salah satu kompetisi basket terbaik di Asia. Menurut Derrick, bergabung dengan Saga Ballooners merupakan pencapaian yang sangat berarti dalam perjalanan kariernya.
“Dengan syukur dan bangga, saya mengumumkan bahwa saya resmi bergabung dengan Saga Ballooners dan akan memulai karier profesional di B.League Premier Jepang musim mendatang,” tuturnya.
Pebasket berusia 23 tahun itu juga menyampaikan rasa terima kasih kepada manajemen klub atas kepercayaan yang diberikan. Ia bertekad memberikan kontribusi maksimal untuk Saga Ballooners yang tengah berkembang.
“Saya berterima kasih kepada Saga Ballooners atas kepercayaan ini dan merasa terhormat menjadi bagian dari organisasi yang terus berkembang,” katanya.
Di sisi lain, Derrick menyampaikan apresiasi kepada keluarga, pelatih, rekan setim, dan para penggemar basket Indonesia yang terus mendukung perjalanannya hingga mencapai level profesional. Ia juga memberikan penghargaan kepada jajaran DPP Perbasi, termasuk Ketua Umum Budisatrio Djiwandono dan Kepala Badan Tim Nasional Syailendra Bakrie.
“Apresiasi saya sampaikan kepada Ketua Umum DPP Perbasi Bapak Budi Satrio Djiwandono, Kepala BTN Bapak Syailendra Bakrie, Coach Rifky Antolyon, serta seluruh pelatih, staf, dan rekan di Tim Nasional Indonesia atas kesempatan membela Merah Putih,” ujarnya.
Peraih medali emas SEA Games 2021 Vietnam dan medali perunggu SEA Games 2025 Thailand itu menegaskan bahwa kepindahannya ke Jepang bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal untuk berkembang lebih jauh. Ia ingin bersaing di level tertinggi dan terus memberikan kontribusi bagi klub maupun Timnas Indonesia.
“Di atas segalanya, saya bersyukur kepada Tuhan Yesus atas penyertaan-Nya dalam setiap langkah perjalanan ini,” katanya.
“Terima kasih atas seluruh dukungan. Ini adalah awal dari babak baru yang saya jalani dengan syukur dan semangat untuk terus memberikan yang terbaik,” pungkas pemain yang berposisi sebagai power forward dengan tinggi badan 2,08 meter itu.
Artikel Terkait
Meksiko Puncaki Grup A Usai Taklukkan Afrika Selatan, Korea Selatan di Posisi Kedua
Lima Remaja Berusia di Bawah 20 Tahun Siap Jadi Bintang Kejutan di Piala Dunia 2026
Kanada Incar Kemenangan Perdana di Piala Dunia saat Hadapi Bosnia di Laga Pembuka Grup B
Kode Media Sosial Rizky Ridho Picu Spekulasi Transfer Asnawi Mangkualam ke Persija