Mario Aji Bersyukur Finis Tanpa Cedera Baru di Moto2 Inggris

- Selasa, 11 Agustus 2026 | 05:23 WIB
Mario Aji Bersyukur Finis Tanpa Cedera Baru di Moto2 Inggris

Comeback Mario Aji di Moto2 Inggris 2026 nyaris berakhir petaka. Pembalap Indonesia itu terlibat kecelakaan pada sesi kualifikasi Q2 di Sirkuit Silverstone, sehari sebelum balapan. Namun, ia akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil menyelesaikan balapan tanpa mengalami cedera baru.

Mario, yang baru pulih dari retak tulang leher, finis di posisi ke-22 pada balapan Minggu (9/8/2026). Hasil itu memang belum sesuai harapan, tetapi keselamatan menjadi prioritas utama setelah melewati akhir pekan yang penuh risiko.

"Hal yang paling saya syukuri adalah bisa menyelesaikan balapan tanpa cedera baru," ujar Mario, dikutip dari laman resmi Honda Racing, Senin (10/8/2026).

Mario memulai balapan dari posisi ke-18. Posisi tersebut didapat setelah ia terlibat benturan dengan Zonta van den Goorbergh dari Momoven Idrofoglia RW Racing Team pada sesi kualifikasi. Insiden itu sempat memicu kekhawatiran karena GP Inggris menjadi balapan pertamanya setelah absen panjang akibat cedera.

Sebelumnya, Mario harus melewatkan lima seri, yakni GP Catalunya, Italia, Hungaria, Ceko, dan Belanda. Meski demikian, ia dinyatakan bugar untuk turun di Silverstone dan berhasil menyelesaikan seluruh perlombaan.

Rekan setimnya, Taiyo Furusato, juga mengalami akhir pekan yang sulit. Furusato terjatuh pada sesi kualifikasi Q1 dan harus start dari posisi ke-28. Ia akhirnya finis di posisi ke-23, tepat satu tempat di belakang Mario. Honda Team Asia pun membawa kedua pembalapnya menyelesaikan balapan meski dihantam masalah sejak kualifikasi.

Mario mengapresiasi kerja keras tim yang memperbaiki motornya dan motor Furusato. "Mereka melakukan pekerjaan yang luar biasa. Di Aragon, saya akan berjuang demi hasil yang jauh lebih baik dan memberikan hasil bagus kepada tim," tuturnya.

Honda Team Asia Belum Puas

Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, mengakui balapan di Silverstone berjalan rumit. Ia juga tidak menutupi rasa tidak puas terhadap hasil akhir Mario dan Furusato. Namun, Aoyama memahami situasi yang dihadapi kedua pembalapnya.

"Bagi kami, sangat penting kedua pembalap dapat berkompetisi dan finis," ujar Aoyama.

Kini fokus Mario beralih ke Moto2 GP Aragon 2026 yang berlangsung pada 27-30 Agustus 2026. Setelah berhasil melewati comeback di Silverstone tanpa cedera baru, ia bertekad meraih hasil yang jauh lebih baik pada seri berikutnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.